Kamis, 07 Januari 2010

BERBUAT SEKARANG ATAU MENYESAL

Adi, tulisan ini sangat membakar semangat dan patut anda renungkan :

Seorang anak akan berkata :” Nanti ketika aku menjadi seorang Remaja………………….”
Saat Remaja dia akan berkata :” Nanti ketika aku menjadi Dewasa……………………”
Selanjutnya ketika telah menjadi Dewasa, dia akan berkata :”Nanti setelah aku menikah………”

Begitu seterusnya setelah menikah, dan beberapa periode dilaluinya, ternyata pikirannya selalu terus berubah.

Dia pun terus berkata :” Nanti ketika aku sudah mampu mandiri…..”

Apa yang terjadi ketika masa tua menghampirinya, dan kematian seolah berada di depan mata, Dia baru melihat ke belakang, tiupan angin sejuk seolah membakarnya.

Dia kemudian menyesal. Sungguh kehidupannya telah hilang, berlalu tanpa bisa menghiasi detik demi detik hidupnya dengan sesuatu yang berkesan.

Kalau kita saat ini berdiam diri saja atau hanya meratapi sesuatu sesuatu yang sudah jelas lepas, bisa dipastikan kita akan menyesal di kemudian hari atas sikap diam kita hari ini.

Masih ingatkan nasehat Guru mu Adi, agar isi hari-harimu dengan banyak kegiatan, jangan terus berdiam diri. Bukankah banyak orang sukses diberbagai bidang bisnis, tapi juga sukses dalam berbagai kegiatan sosial, sukses dalam bidang pendidikan (sebagai dosen), dan sukses dibidang lain. padahal waktu yang mereka miliki juga sama yaitu setahun 12 bulan 365 hari 8760 jam. mari terus berkarya, dan isi waktu-waktu mu, jangan ada penyesalan.

Renungkan ya.....................

Duh jadi ingat Kalimat Orang Bijak :

Ambilah waktu untuk berpikir, itu adalah sumber kekuatan.

Ambilah waktu untuk bermain, itu adalah rahasia dari masa muda yang abadi.

Ambilah waktu untuk berdoa, itu adalah sumber ketenangan.

Ambilah waktu untuk belajar, itu adalah sumber kebijaksanaan.

Ambilah waktu untuk bersahabat, itu adalah jalan menuju kebahagiaan.

Ambilah waktu untuk tertawa, itu adalah music yang menggetarkan hati.

Ambilah waktu untuk memberi, itu adalah membuat hidup terasa berarti.

Ambilah waktu untuk bekerja, itu adalah nilai keberhasilan.

Ambilah waktu untuk beramal, itu adalah kunci menuju surga.

“Demi waktu, sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman, dan mengerjakan amal sholeh, dan saling nasehat-menasehati dalam menetapi kebenaran dan nasehat-menasehati dalam menetapi kesabaran” (QS. Al-Ashr / 103:1-3)