Jumat, 28 Desember 2007

Akhir Tahun 2007 dan Resolusi 2008


Liburan Akhir Tahun dimulai dari libur Idhul Adha sampai dengan Penutupan Tahun Masehi, berbarengan dengan liburan sekolah anak-anak kami,. Waktu yang sangat berharga ini tidak boleh disia-siakan untuk berkumpul sepanjang hari dengan keluarga, mengunjungi family, bertamasya, berenang, dan makan di restoran, sampai-sampai kegiatan lain untuk menyapa rekan-rekan di blog atau email pun tertunda.

Saat mulai membuka email / blog ternyata sudah banyak berita-berita menarik dari rekan-rekan TDA dan MTSC sampai cape juga membacanya tapi senang sih, dan yang menarik lagi ternyata saya mendapat tugas dari rekan AR Junaedi untuk menyampaikan Resolusi 2008. Resolusi yang biasanya hanya ditulis di buku Agenda Pribadi, kini harus disebarluaskan kepada rekan-rekan semua, semoga dengan adanya publikasi ini, akan banyak rekan yang terus mengarahkan, mengingatkan, membantu perjuangan untuk mencapai cita-cita ini.

Kami sekeluarga dengan kesadaran penuh sengaja mengambil tema tahun penuh keindahan dan kecermelangan 2008 dengan “Meningkatkan Nilai Ibadah Untuk Mencapai Lebih Banyak Kesuksesan.”

Resolusi 2008 kami :

1. Mendidik diri dan keluarga untuk selalu mendekatkan diri dan bertaqwa kepada Alloh SWT.
2. Meningkatkan prestasi anak-anak dalam pendidikan dan ketrampilan.
3. Meningkatkan Infaq dan sedekah, yang Insya Alloh akan dibalasNya dengan nilai yang lebih.
4. Meningkatkan rasa syukur kepada Alloh atas kemudahan-kemudahan yang diberikanNya.
5. Terus meningkatkan nilai kejujuran dalam berbisnis dan berkarya.
6. Meningkatkan Etos Kerja (Kerja Keras), disertai dengan doa penuh tawakal.
7. Membesarkan bisnis yang dikelola keluarga, bisnis yang dikelola rekan almamater, dan terus meningkatkan silaturahmi baik dengan keluarga, rekan bisnis, dan calon rekan bisnis.
8. Menambah minimal satu bidang bisnis, sebagai sarana diversifikasi usaha.

Insya Alloh dengan semangat kerja dan doa penuh tawakal resolusi ini dapat terlaksana.

Untuk meningkatkan Silaturahmi, saya kirimkan PR Resolusi ini kepada :

Mr. Tatang Sulaiman http://tatangsulaeman.blogspot.com/
Mr. Rery Indra Kusuma http://reryindra.blogspot.com/
Mr. Endro Wahyu http://endrowahmar.blogspot.com/
Mr. Roup Purohim http://rouppurohim.blogspot.com/
Mr. Fuad Muftie http://fuadmuftie.wordpress.com/
Mr. Asep Triono http://aseptriono.blogspot.com/

Ahadi Abdul (TDA Samarinda) http://ahadisaja.blogspot.com/
Dudun Purwanto http://duduntok.multifly.com/
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Adi Prayitno http://adi-prayitno.blogspot.com/
Pemilik Ar-Rahman Distro, The Elegance Muslim Fashion.
Distributor Pakaian Muslim Excellent 64 http://excellent64.blogspot.com/ ,Keisha-shasha http://keisha-shasha.blogspot.com/, SefaCollection http://sefacollection.blogspot.com/ .
Madu Mutiara Tugu Ibu, Sabun Madu, Shampo Madu , Cream Madu Mutiara.http://madu-mutiaratuguibu.blogspot.com/
Telp. 08159365700, 021-86604009, 021-91264048, 021-92416

Senin, 17 Desember 2007

TNM E20 Mastermind kita


Ass. Wr. Wb.
Sudah sering jalan itu kita lalui, tapi tepatnya lokasi Kios Addina yang baru saya belum tahu, jadi harus telpon tuan rumah dulu baru sampai ke lokasi.

Ternyata lokasi Kios Addina benar-benar sangat strategis di Pusat keramaian yang sangat sibuk, sampai-sampai sangat sulit untuk mencari lokasi parkir bagi rekan-rekan yang menggunakan kendaraan roda empat.

Kios Addina jilid 2 ini sangat megah bagi ukuran ruko tingkat 3, mungkin sudah tidak cocok lagi disebut Kios Addina, cocoknya sih disebut Boutique Addina atau Distro Addina.

Di sinilah mastermind Jakarta Timur TNM E20 Jum’at malam (14122007) mengadakan pertemuan untuk yang sekian kalinya yang dihadiri banyak peserta, baik peserta lama yang sudah beberapa kali tidak hadir yaitu Mr (Milyoner) Endro Wahyu, dan Mr (Milyoner) Adhi Budi Tulang Belakang, dan 4 orang pendatang baru yang hadir dengan istrinya masing-masing.

Bintang tamu kali ini adalah orang yang sudah tidak asing lagi bagi rekan-rekan TDA yaitu Mr (Milyoner) Hantiar. Mr. Hantiar ini merupakan Bossnya TDA-Qolbu Salim, walaupun tinggal dan pusat bisnisnya di Jakarta Timur, baru kali ini bisa hadir dalam mastermind, kita sih maklum karena bisnisnya banyak sekali sehingga super sibuk (ini bukan hanya doa lo ya, ini nyata), tapi kehadirannya sangat memberi nuansa baru bagi mastermind.

Tuan rumah Mr (Milyoner) Fuad Muftie menceritakan bagaimana perkembangan usahanya di Kios Addina yang lama, sehingga harus pindah ke Ruko yang lebih besar, dan bagaimana usahanya untuk mendapatkan ruko yang megah ini untuk meningkatkan leveragenya, serta rencana-rencana berikutnya untuk menjadikan Addina sebagai pusat Grosir busana muslim.

Mr. Adi Prayitno menyampaikan bahwa Ar-Rahman Distro tetap bersemangat untuk berkonsentrasi pada pakaian muslim anak. Walaupun suasana pasca lebaran belum pulih sekali tetapi alhamdullilah penjualan masih lumayan walau di dominasi oleh jilbab. Sebagai Distributor, kini mulai menyiapkan model-model pakaian muslim anak terbaru untuk disebarkan ke beberapa Agen, dan persiapan pembukaan toko Grosir di JaCC bersama-sama rekan TDA.

Mr (Milyoner) Endro Wahyu, menceritakan perkembangan bisnis apartemennya, car rentalnya, dan usaha barunya (excavator rental) yang pemasukan bulanan ke pundi-pundinya sangat fuuuntastic. Dia juga menceritakan panjang lebar mengenai usaha barunya ini dengan modal nol, dan hanya dengan nilai kepercayaan akhirnya pendirian usaha yang memakan waktu singkat telah membuahkan hasil.

Mr (Milyoner). Adhi Budi, menceritakan bagaimana dengan usahanya sekarang baru saja membeli rumah baru di lingkungan prestisius Jakarta Timur, sekarang sedang mengembangkan restoran Empek-Empek Palembang, dan rencananya akan berusaha bergabung dengan rekan-rekan TDA berjualan pakaian muslim di JaCC.

Mr (Milyoner). Tatang Sulaiman, dengan semangatnya menceritakan bagaimana usahanya untuk membeli kios di PGJ yang sekarang sudah terealisasi, dan menceritakan pula beberapa peluang-peluang yang ditawarkannya, serta akan bergabung dengan rekan TDA di JaCC.

Mr (Milyoner). Nur Alam, menceritakan bagaimana perkembangan Kasyafa Distronya, dan strateginya mensiasati suasana pasca lebaran, serta banyaknya pelanggan yang mencari jilbab merk terkenal yang dahulu tidak banyak peminatnya.

Mr (Milyoner) Asep triono, menceritakan bisnis-bisnisnya yang super fuuuntastic, dari mulai Pusat Pendidikan Bahasa Inggris Learning Point yang bulan ini akan menambah kegiatan usahanya pada Bimbingan Belajar, bisnis propertynya yang lagi booming, serta sekarang lagi sibuk bersepeda ria, dan bulu tangkis bersama mitra bisnisnya yang baru.

Pendatang baru 4 calon Milyoner, juga tidak kalah serunya menceritakan bagaimana kesibukannya sebagai TDB, harus menerima tantangan baru dengan tetap berkonsentrasi membesarkan bisnisnya masing-masing.

Bintang tamu kita yang juga seorang Ustat yaitu Mr. Hantiar menceritakan awal bisnisnya, dan sejak menikah bisnisnya bertambah, karena istrinya juga seorang pebisnis, sehingga harus mengembangkan bisnisnya bersama-sama. Masukan-masukan sangat berharga di bidang garment diceritakan beliau tanpa ada rahasia yang ditutupi sama sekali, dari bagaimana membuat baju muslim, harga bahan termahal, harga penjahit, sampai harga pokok penjualan. Beliau memberi petunjuk kepada kita sebagai pemula untuk tidak saja berdagang di lingkungan pasar, tapi daftarkanlah bisnis kita pada kantor urusan UKM di Kotamadya setempat (misalnya Jakarta Timur), sehingga kita akan mendapat banyak bimbingan dari Pemda DKI, nanti Pemda akan berapiliasi dengan Departemen Perindustrian, Perdagangan, atau Departemen Koperasi untuk mengembangkan produk-produk kita dengan cara mengikutsertakan kita secara gratis dalam pameran-pameran UKM baik di dalam dan di luar negeri.

Terimakasih banyak Mr. Hantiar atas ilmu dan pengalamannya, terima kasih Mr. Fuad Muftie atas tempat dan makanannya yang berlimpah, dan terima kasih rekan-rekan TNM E20 atas kehadirannya. Semoga kebersamaan kita akan meringankan langkah kita mencapai kesuksesan bersama. Amin.

Salam Fuuuntastic
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Adi Prayitno http://adi-prayitno.blogspot.com/
Pemilik Ar-Rahman Distro, The Elegance Muslim Fashion.
Distributor Pakaian Muslim Excellent 64 http://excellent64.blogspot.com/ ,Keisha-shasha http://keisha-shasha.blogspot.com/, SefaCollection http://sefacollection.blogspot.com/ .
Madu Mutiara Tugu Ibu, Sabun Madu, Shampo Madu , Cream Madu Mutiara.http://madu-mutiaratuguibu.blogspot.com/
Telp. 08159365700, 021-86604009, 021-91264048, 021-92416

Catatan Harian di Buton



Mendengar berita malam di Metro TV saya terbangun dan baru tersadar kalau saya terlelap tidur semalam. Selimut yang menyelimuti badan dari udara dingin AC saya lempar jauh-jauh dan bergegas ke kamar mandi untuk buang air kecil dan berwudhu. Sholat Tahajut saya lalui dengan perasaan tentram di malam yang sunyi senyap.

Rekan dari Jakarta yang kebetulan Non-Muslim dan sekamar bertanya kepada saya, “sholat apa nih, masih malam begini sudah sholat memangnya sudah subuh ya ?”

Saya jawab :”Sholat Tahajut, memang selalu dilakukan para muslim untuk menambah nilai ibadahnya, tidak wajib tapi hampir mendekati wajib”.

“Maksudnya?”: tanyanya lagi.

“Begini lo, sholat ini manfaatnya sangat banyak untuk mendekatkan diri kita dengan Tuhan, dimana doa kita di malam hari selalu didengarNya, karena manfaatnya besar, sehingga jika tidak memberatkan hambanya mungkin akan diwajibkanNya. Hanya orang-orang yang mengerti akan manfaat besarNya yang akan melakukannnya.” jawabku

Rekan non Muslim ini selalu bertanya tentang Islam kepada saya, dia tidak pernah bertanya tentang Islam kepada kakaknya yang telah menjadi mualaf. Dia menganggap kakaknya setelah menjadi Muslim sangat fanatik. Saya katakan, “maaf, saya rasa kakak anda bukan fanatik tetapi sangat berhati-hati dalam menjalankan Agama Islam. Memang dalam Islam kita tidak boleh mencampur adukan antara yang halal dengan yang haram. Yang halal sudah jelas dan yang haram juga sudah jelas. Prinsip kehidupan dalam Islam adalah semuanya boleh dilakukan kecuali yang dilarang, tetapi dalam ibadah prinsipnya adalah semuanya tidak boleh dilakukan kecuali yang diperintahNya.”

Dia juga bertanya tentang sholat, banyaknya rakaat dalam sholat, saya jawab:” Semua sholat umat Islam hanya untuk Alloh tidak untuk selainNya, setiap rakaat bacaannya sama. Jadi sholat itu berbeda dengan doa, kalau sholat kita menyembah dan mengagungkan hanya tertuju pada Alloh, sedang doa kita meminta kepada Alloh untuk kepentingan diri , saudara, dan rekan.”

Diantara obrolan kami tentang agama, sayup-sayup terdengar adzan subuh, saya katakan:” saya sholat shubuh dulu ya, nanti setelah sholat kita jalan-jalan pagi biar badan tidak lemas.”.

Selesai subuh sambil menunggu terang, saya duduk diteras hotel, melihat pemandangan laut yang indah di pagi hari, sudah agak terang dengan rekan jalan kepinggir pantai, pelabuhan, memutar melihat-lihat suasa kota Bau Bau di pagi hari sebelum kesibukan kota di mulai, dan kembali ke hotel.

Pagi ini rencananya kami akan pergi menemui pimpinan beberapa instansi pemerintah di kota ini, menemui Camat, Lurah, dan orang-orang berpengaruh di Pulau Buton ini. Tentu saja kami ditemani rekan daerah yang telah menjemput kami sejak dari Ujung Pandang. Mungkin pembaca belum mengenalnya, mereka adalah calon Bupati dan Wakilnya yang akan bertarung dalam pemilihan Bupati periode berikutnya. Mereka sangat berpengaruh di Pulau ini, dan mereka pulalah yang banyak memberi kesempatan kepada kami melihat beberapa peluang untuk mengembangkan sayap di beberpa bidang usaha.

Menjelang Magrib kami sudah sampai di Hotel untuk mandi dan sholat magrib, kemudian memenuhi undangan makan malam di restoran tepi pantai yang ada di kota ini. Menu makanan begitu banyak tersedia, tetapi karena sudah bosan makan menu ikan , sehingga saya hanya memilih menu ayam goring, tahu-tempe goreng dan sop konro. Di saat sedang menikmati hidangan, saya melihat seorang anak pengemis yang sedang mencari makanan di piring bekas orang dan pengemis tersebut langsung diusir oleh karyawan restoran. Terpikir oleh saya makanan begini banyak siapa yang akan menghabiskannya, saya kejar pengemis kecil tersebut,” Dik, adik yang tadi mencari makan di restoran itu kan?” Tanya saya. Sambil melirik temannya, dia mengangguk. “Adik disini aja ya, nanti saya minta bungkus makanan untuk adik.”;kataku.

Saya minta karyawan restoran, untuk membungkus makanan yang belum tersentuh di meja saji, ditambah nasi bungkusnya. Sambil menunggu bungkusan, saya melirik ketempat pengemis tadi duduk, ternyata mereka sudah pergi entah kemana. Saya ambil bungkusan yang sudah siap, segera saya cari mereka menyusuri pantai di pusat keramaian ini. Mereka tidak ditemukan, rekan daerah ikut keluar restoran, dan dengan tersenyum menawarkan diri untuk ikut mencari mereka. Di jalan dia mengatakan:”Pak Adi sangat mulia banget, sampai-sampai mengejar pengemis untuk diberi makanan, saya sampai tersentuh untuk mengikuti jejak Bapak. Saya katakan:” mereka masih muda sekali seumuran dengan keponakan-keponakan saya, tidak selayaknya mereka berkeliaran mencari makanan bekas di malam hari seperti ini, saya harus membantunya walau hanya sedikit.” Keliling-keliling tidak menemukan mereka, kami bertanya kepada anak kecil penjual koran di sekitar restoran:”Adik kenal dengan anak kecil yang mengemis di restoran ini?”, dan dijawabnya:” Oh pengemis yang biasa mengemis di restoran ini sih kawan saya, kami memang biasa tidur bareng-bareng dengan mereka, ada apa Pak.”
‘Begini dik, ini ada sedikit makanan yang belum kami makan, tolong berikan kepada mereka untuk di makan bersama-sama.” Kata saya.
Dengan senang sekali penjaja Koran kecil tersebut menerima bungkusan nasi tersebut, dan mengucapkan terima kasih kepada kami.

Di Hotel, sambil membaca Ayat-Ayat Cinta, rekan daerah datang. Sambil ngobrol ku jelaskan tentang isi cerita novel islami ini, kebetulan dia tertarik dengan isi ceritanya, sehingga kutawarkan untuk di bawa dan dibaca saja novel tersebut, karena kebetulan saya sudah selesai membacanya, nanti saya dapat membelinya lagi di Jakarta.

Pagi selesai sarapan di Hotel, kamipun check out untuk menempuh perjalanan panjang kembali ke Jakarta.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Adi Prayitno http://adi-prayitno.blogspot.com/
Pemilik Ar-Rahman Distro, The Elegance Muslim Fashion.
Distributor Pakaian Muslim Excellent 64 http://excellent64.blogspot.com/ ,Keisha-shasha http://keisha-shasha.blogspot.com/, SefaCollection http://sefacollection.blogspot.com/ .
Madu Mutiara Tugu Ibu, Sabun Madu, Shampo Madu , Cream Madu Mutiara.http://madu-mutiaratuguibu.blogspot.com/
Telp. 08159365700, 021-86604009, 021-91264048, 021-92416

Jumat, 14 Desember 2007

Menuju Mesjid Agung Istana Sultan Buton





Saat terbangun karena perut sakit akibat terlalu kenyang, saya melihat ke arah jendela, di luar masih sangat gelap. Lihat jam di Hp ternyata baru jam 02.30 WIB berarti baru Jam 15.30 waktu Kendari, saya bergegas ke toilet untuk mengurangi beban perut yang terlampau banyak terisi, setelah terasa ringan, saya bersih-bersih tidak lupa berwudhu dan sholat Tahajut. Sungguh tentram bertahajut di saat sunyi senyap seperti ini, berdoa, dan merenungi apa yang telah saya perbuat selama ini untuk diri, keluarga, dan saudara. Sungguh kecil diri ini di hadapanMu ya Alloh, dan berharap dari tangan kecil ini dapat membuat manfaat yang besar bagi orang lain. Selesai berdoa saya mengambil mushap Alquran dari dalam tas untuk membaca Surat Yassin.

Waktunya sholat shubuh masih agak lama, sambil nonton berita di Metro TV, saya melanjutkan membaca Ayat-Ayat Cinta, lembar demi lembar terbaca, terdengar sayup-sayup suara adzan subuh dari kejauhan. Alhamdullillah ya Alloh atas kesempatan subuh ini.

Selesai sarapan pagi di Hotel, kami langsung ke Pelabuhan dan dengan Kapal “Super Jet” menyebrangi Pulau Sulawesi menuju Pulau Buton di sebelah tenggara Kendari. Sepanjang perjalanan tampak pulau-pulau kecil dengan rumah-rumah kayu, kuhabiskan waktu dengan membaca buku “ Indahnya Kesuksesan” untuk menjadikan hidup lebih bermakna karangan Dr. Akram Ridha. Penulisan buku ini didasarkan banyaknya orang sukses yang tidak bahagia. Ini fakta dan terjadi dimana-mana, sehingga di dalam buku kecil ini diterangkan mengapa terjadi demikian, dan apa yang harus kita lakukan agar kesuksesan kita itu bisa menjadi salah satu anak tangga menuju kebahagiaan. Tidak hanya itu buku ini juga memberikan langkah-langkah kongkrit yang harus kita tempuh agar kesuksesan itu tidak hanya membahagiakan kita, tetapi juga bisa membahagiakan orang-orang di sekitar kita, di dunia dan akhirat.

Perjalanan memakan waktu yang panjang mungkin bagi orang lain sangat membosankan, tetapi tidak bagi saya karena tetap diisi dengan kegiatan membaca buku ini, dengan sekali-kali melihat ke alat GPS yang selalu saya bawa jika pergi ke suatu tempat untuk mengetahui posisi kita berada, dan perkiraan sampai ke tujuan.

Sesampai di Buton dengan ibukotanya Bau Bau, kami menggunakan taxi menuju Hotel Grand Hanura yang menghadap ke Pantai dengan pemandangannya yang sangat menakjubkan,. Istirahat sebentar di Hotel, mandi dan sholat zhuhur, rekan-rekan mengajak ke Lingkungan Istana Button yang telah berumur ratusan tahun, dan membeli tiket pesawat Merpati untuk pulang hari Selasa.

Taxi memasuki gerbang Istana Button yang dikelilingi benteng dari tumpukan batu karang yang tersusun rapi, bangunan yang pertama kami tuju adalah Mesjid Agung Istana Button yang sangat sederhana, tetapi sangat misteri. Kenapa kami sebut demikian, karena mesjid ini seperti rumah-rumah tempo dulu tanpa adanya hiasan atau Kaligrafi ayat-ayat Alquran seperti Mesjid-mesjid jaman sekarang, dan yang membuatnya misteri karena menurut masyarakat setempat di dalam Masjid ini terdapat terowongan yang menghubungkan Masjid Agung dengan Mekah dan Masjidil Haram. Benarkah cerita masyarakat ini ?
Kami memasuki Masjid untuk melakukan sholat Azhar, disana terlihat beberapa keturunan Raja Button dengan menggunakan pakaian adat sedang berzikir, sayang sekali saya dilarang oleh rekan daerah untuk mengambil foto-foto mereka, bahkan saya juga dilarang untuk mengambil gambar interior masjid, takut mengganggu mereka yang sedang berzikir, akhirnya setelah sholat Azhar saya hanya dapat megambil foto-foto exterior Masjid Agung, dan bangunan-bangunan di lingkungan Istana Button.

Keluar Istana Buton, kami mencari restoran ikan bakar dan sop Konro. Kebetulan ada satu rekan yang berasal dari Buton yang menunjukan restoran pavorit dan enak di Buton, walau disebut restoran pavorit, ternyata ikan bakarnya tidak seenak ikan bakar di Restoran Nelayan Manggalawanabakti atau Sari Kuring di Batu Ceper, tetapi Sop Konro benar-benar sip…..banget tidak kalah dengan Sop Konronya Daeng Tata di Casablanca, kalau tidak ingat kemarin malam kekenyangan mungkin mau deh nambah lagi.

Menjelang Magrib kami sudah sampai di Hotel, sambil menikmati pemandangan pantai di sore hari, saya ambil kamera dan memotret sunset yang akan tenggelam dibalik pegunungan tepi pantai.

Malam kulalui dengan melanjutkan membaca Ayat-Ayat Cinta, sambil menonton berita di TV, tapi mungkin badan masih terasa lelah akibat perjalanan panjang, sampai-sampai langsung terlelap tidur tanpa mematikan pesawat TV.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Adi Prayitno http://adi-prayitno.blogspot.com/
Pemilik Ar-Rahman Distro, The Elegance Muslim Fashion.
Distributor Pakaian Muslim Excellent 64 http://excellent64.blogspot.com/ ,Keisha-shasha http://keisha-shasha.blogspot.com/, SefaCollection http://sefacollection.blogspot.com/ .
Madu Mutiara Tugu Ibu, Sabun Madu, Shampo Madu , Cream Madu Mutiara.http://madu-mutiaratuguibu.blogspot.com/
Telp. 08159365700, 021-86604009, 021-91264048, 021-92416

Kamis, 13 Desember 2007

Perjalanan ke Buton-Kendari


Sabtu Minggu lalu (08122007) atas undangan rekan kerja, kami berangkat ke Buton. Sudah lama sih rekan kerja mengajak menjelajah daerah ini, tapi waktu pula yang membatasi, tetapi Alhamdullilah ada pula waktu luang sekitar 4 hari, sehingga rencana selasa sudah ada di Jakarta lagi dan rabunya bisa mencari rejeki lagi.

Sabtu pagi menyiapkan perbekalan yang harus di bawa, eh dapat kabar ada tetangga dekat rumah yang meninggal dunia (Innalilahi wainahi rojiun) Setelah selesai beres-beres, mandi, ….dan melayat dulu deh ketetangga. Di rumah duka kami berkumpul dengan para tetangga, salam-salaman, ngobrol-ngobrol, tapi sayang setelah zhuhur harus segera ke Bandara sehingga tidak bisa memenuhi kewajiban mensholatkan dan mengantarkan jenajah ke makam terakhir. Semoga diterima ditempat terbaik di sisi Alloh, dimaafkan semua khilaf dan kesalahannya, serta yang ditinggal mendapatkan ketabahan. Amin.

Sambil nunggu anak-anak pulang sekolah, mandi aja lagi, pakai baju dan masukan tas ke bagasi mobil. Saat anak-anak pulang sekolah, mereka langsung ganti baju dan berangkat ke Bandara Soekarno Hatta. Udara cerah. diperkirakan semula jalan di hari Sabtu tidak terlampau macet, ternyata diperjalanan hujan besar sehingga jalan tol macet. Ya Alloh gimana nih, padahal pesawat take off jam 13.45 Wib, telpon sebentar-sebentar berdering dari rekan kerja yang sudah menunggu di Bandara.

“ Waduh maaf, gimana nih, saya masih kena macet di jalan tol, mungkin kalau saya tidak bisa ditunggu lebih baik ditinggal saja dan tunggu saya di Ujung Pandang”: kata saya.

“Tidak bisa demikian, kita harus bareng, karena setelah sampai di Ujung Pandang sudah ditunggu dua rekan di daerah untuk terbang ke Kendari, tiketnya sudah comfirm: jawab rekan.

“Ya, saya usahakan nerobos kemacetan dan Insya Alloh bisa.”:kata saya. Alhamdulillah kemacetan di jalan tol bisa diterobos. Perjalanan lancar, tetapi beberapa menit kemudian jalan Tol macet lagi. Telpon dari rekan terus berbunyi, saya tidak mengangkatnya, karena masih sibuk untuk menghindar dari kemacetan. Alhamdullilah, dapat bebas jam 13.30WIB, saya telpon rekan karena sudah bebas dari kemacetan.

Sesampai di terminal B, saya turun dan saya katakan ke istri:” terus saja pulang, karena jalan bandara macet, nanti nonton konser musiknya tertinggal.” Memang mereka berencana setelah mengantar saya ke Bandara langsung melihat konser musik di Balai Kartini.”

Saya lihat rekan wajahnya pucat, karena kuatir dengan keterlambatan saya. Dia sudah bolak-balik mencari tiket pengganti, sebagai cadangan apabila saya terlambat, tetapi tidak ada penerbangan lain yang ke Ujung Pandang.

“ Maaf ya, sudah menunggu lama, saya juga kuatir dengan keterlambatan saya, ternyata kemacetan sangat mengganggu perjalanan ini.” Kata saya.


Dengan bijaksana, rekan berkata;”Don’t mention it, sudahlah yang penting sekarang kita sudah di Bandara, mari ke ruang tunggu.” Katanya.

Biasanya kami menunggu pesawat di Excekutif Lounge sambil makan kue kecil, minum juice, dan baca Koran/majalah tetapi karena waktu sudah mepet, kitapun langsung keruang tunggu. Ternyata pesawat di delay selama satu jam. Sms telpon berbunyi, ternyata dari istri yang sedang menonton konser musik, menceritakan anak-anak sangat senang menonton konser tersebut, dan ingin sekali ikut konser suatu saat. Istri juga tidak lupa menannyakan akibat keterlambatan tadi. Aku menjawab:”Alhamdullilah, pesawat di delay selama satu jam dan sebentar lagi kita akan terbang ke Ujung Pandang.”

Sambil ngobrol dengan rekan dan penumpang lain, serta membaca majalah, perjalanan ke Ujung Pandang yang mamakan waktu sekitar 2 jam, tidak terasa ternyata kitapun sampai. Di bandara sudah menunggu dua orang rekan setempat untuk terbang ke Kendari (karena pesawat yang langsung menuju Buton tidak terbang hari ini, sehingg harus transit di Kendari). Sampai diruang tunggu, saya meletakan tas didekat rekan, dan secara bergantian sholat Azhar, tidak lupa berdoa atas segala kemudahan-kemudahan yang diberikanNya selama ini.

Ternyata pesawat yang akan menerbangkan kami ke Kendari agak terlambat, padahal perut sudah terasa lapar karena belum makan siang, dan ternyata rekan daerahpun demikian. Kamipun menuju cafetaria, dan saya memilih Menu bandeng jangan asem (Bandeng kuah), bakso goreng, dan rempeyek kacang, ternyata menu ini menjadi menu pavorit rekan-rekan juga. Enak banget deh makan dengan menu ini disaat perut benar-benar terasa lapar, sambil bercanda dan ngobrol ngalor ngidul.

Selesai makan, kamipun dipanggil supaya masuk ke dalam pesawat untuk terbang ke Kendari. Penerbangan-penerbangan yang kami lalui selama ini, terus terang bagi saya lebih mendekatkan diri kepada Alloh SWT, karena diri ini terlalu lemah, kecil, sehingga disaat-saat seperti ini mau tidak mau kita harus pasrah terhadap semua takdir yang akan ditentukan Alloh. Disetiap kegiatan apalagi dikepasrahan yang amat dalam ini, saya selalu berdoa kepada Alloh untuk masa depan kehidupan orang tua yang telah mendahului kami, masa depan kehidupan kami, saudara, anak-anak dan rekan kami. Perjalanan ini kuisi dengan berdoa dan berzikir kepada Alloh, dengan sesekali melirik ke rekan-rekan yang sedang tertidur, mungkin mereka berzikir pula sambil memejamkan mata.

Sampai di Bandara Woltermongonsidi Kendari, kami langsung meluncur ke Hotel Plaza Inn yang direkomendasikan rekan daerah, ternyata hotel ini penuh sehingga kami meluncur ke Hotel Ataya Kendari. Masuk hotel langsung mandi, ganti baju dan sholat Magrib tidak lupa berdoa untuk kemudahan dan kenikmatan yang diberikanNya selama ini.

Di malam hari ternyata rekan-rekan kelaparan lagi (padahal sudah makan di Ujung pandang beberapa jam lalu), mereka mengajak ke restoran terdekat untuk makan ikan bakar dan sop. Terpaksa saya ikut mereka walau tidak biasa perut terisi kenyang di malam hari. Untuk mengurangi rasa pegah diperut karena kekenyangan, saya memilih sop, dengan ikan bakar yang kecil tanpa nasi. Ternyata menu ini juga tetap membuat perut terasa penuh. Ya Alloh, jangan hukum kami dengan kerakusan kami, keberlebih-lebihan kami ini.

Sambil menonton TV, sesekali menelpon anak dan istri, malam saya isi dengan mengulang membaca novel “Ayat-ayat cinta”. Novel ini sangat menarik sekali, sehingga tidak bosan bila dibacanya berulang-ulang, apalagi pemeran utamanya sama namanya dengan anak pertama saya, sehingga selalu teringat dengan anak dan berdoa semoga anak kami menjadi orang beriman dan memiliki ilmu seperti pemeran utama tersebut. Kalimat demi kalimat Ayat-Ayat Cinta terus saya baca, tapi mata tidak bisa diajak kompromi, baca saya hentikan, matikan TV, berdoa, dan sayapun terlelap.

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Adi Prayitno http://adi-prayitno.blogspot.com/
Pemilik Ar-Rahman Distro, The Elegance Muslim Fashion.
Distributor Pakaian Muslim Excellent 64 http://excellent64.blogspot.com/ ,Keisha-shasha http://keisha-shasha.blogspot.com/, SefaCollection http://sefacollection.blogspot.com/ .
Madu Mutiara Tugu Ibu, Sabun Madu, Shampo Madu , Cream Madu Mutiara.http://madu-mutiaratuguibu.blogspot.com/

Telp. 08159365700, 021-86604009, 021-91264048, 021-92416

Jumat, 07 Desember 2007

Tujuan Mulia Berbisnis Busana Muslim Anak


Sebagai orang yang baru berkecimpung di bidang Garmen, kami selalu banyak berkonsultasi kepada pakar-pakar Garmen dan bila cocok kami mencoba memasarkan produk-produk mereka khususnya para produsen baju muslim anak dan remaja.

Kenapa kami memilih segmen pasar ini, padahal segmen dewasa lebih menjanjikan dibandingkan anak dan remaja. Hal ini kami lakukan, karena didirikannya Ar-Rahman Distro dengan niat tulus untuk memasyarakatkan baju muslim di kalangan anak-anak dan remaja muslimah.

Kami, khususnya istri sangat merasa kasihan bila melihat anak-anak remaja muslimah membuka auratnya di jalan-jalan dan mall-mall, kadang berpikir kemana saja orang tua mereka sampai-sampai anak-anak remajanya tidak dilatih cara berpakaian dan bergaul. Wih….Wih…..wihhh berani bener tuh anak ABG pakai bajunya, kekurangan bahan kali jadi perutnya kemana-mana, kata-kata nakal terdengar dibelakang.

Budaya barat yang tidak tersaring ini yang membuat hati kami sangat miris, sehingga kami sekuat tenaga membudayakan anak-anak di keluarga, saudara, dan tetangga untuk mulai menggunakan dan memasyarakatkan busana muslimah.

Rencana hanya ingin memasarkan busana anak muslimah, ternyata justru ditentang oleh pelanggan, yang menginginkan kami juga menyediakan pakaian muslim-muslimah dewasa, sehingga bermodalkan katalog rekan-rekan dari Manet, Shaffa-Shafira, Calosa, dan Toyosin kamipun kebanjiran order, sampai-sampai menjelang hari Raya masih banyak order, tapi sayang saat itu Manet sudah tutup tidak terima orderan lagi, dan ada juga yang bersikeras menginginkan produk Manet setelah hari Raya.., tapi berhubung Manet sangat laris manis sehingga banyak produknya sudah habis, dan pelanggan pun gigit jari.

Pelanggan memang Raja, kita sebagai penjual sebaiknya memperlakukan mereka laksana Raja. Selain pelanggan menginginkan baju dewasa, mereka juga minta kita menyediakan asesoris-asesoris jilbab,. Tetapi keinginan ini belum terlaksana karena Ar-Rahman Distro hanya menyiapkan asesoris jilbab dari Permata Collection. Santai sajalah kata istri, karena Asesoris ini bukan hal utama dalam menutup hijab, tetapi hanyalah perhiasan tambahan.

Sebagai Distributor Jakarta untuk produk Excellent64, Keisha / Shasha, dan Sefa, kami dituntut untuk memperkenalkannya dan memasarkannya di seluruh Jakarta dalam bentuk pameran kecil maupun pameran besar. Ar-Rahman Distro sering malakukan pameran dibeberapa tempat, untuk pameran kecil lingkup kelurahan yang biasanya dilakukan di lapangan terbuka kami biasanya hanya menyediakan produk-produk murah seperti jilbab, baju dan setelan kaos, dan baju bermerk mahal hanya kami bawa sedikit sebagai sample. Sedangkan untuk pameran besar di gedung-gedung tertutup, kami selalu menyiapkan produk bermerk mahal sebagai sarana promosi dan pemasaran kami.

Dari beberapa pameran kecil, memamg umumnya pelanggan membeli jilbab dan pakaian kaos, banyak juga pelanggan yang tertarik dengan produk bermerk mahal. Sering kali mereka bertanya :” ada tidak ya baju semacam ini, tetapi warnanya ini dan nomornya sekian”. Biasanya kita selalu memberikan kartu nama / brosur agar mereka bisa mencari baju yang diinginkan di Ar-Rahman Distro, atau kita tawarkan agar datang lagi esok hari untuk melihat dan mengambil pesanannya.

Kami bersyukur sekali sewaktu ada beberapa rekan-rekan yang ingin memasarkan (pameran) beberapa pakaian yang kami miliki, dengan catatan tidak ada yang hilang (bila hilang merupakan tanggung jawab marketer), secara tidak langsung mereka mempromosikan merk yang kami pasarkan. Mereka sangat berterima kasih atas bantuan kami, padahal dibalik itu semua kita yang diuntungkan, maka untuk itu kitapun mengucapkan banyak terimakasih kepada mereka semua. Simbiosis Mutualisme rupanya. Inilah salah satu bisnis Islami yang kita impikan bersama.

Ar-Rahman Distro, memang sekarang kecil dengan ukuran 4x4 m2, tetapi dengan tujuan mulia kami semoga dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kepentingan masyarakat. Kedepan Insya Alloh kami akan membuat Ar-Rahman Distro menjadi besar yang akan memberi lebih besar manfaat kepada orang lain. Amin.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Adi Prayitno http://adi-prayitno.blogspot.com/
Pemilik Ar-Rahman Distro, The Elegance Muslim Fashion.
Distributor Pakaian Muslim Excellent 64 http://excellent64.blogspot.com/ ,Keisha-shasha http://keisha-shasha.blogspot.com/, SefaCollection http://sefacollection.blogspot.com/ .
Madu Mutiara Tugu Ibu, Sabun Madu, Shampo Madu , Cream Madu Mutiara.http://madu-mutiaratuguibu.blogspot.com/
Telp. 08159365700, 021-86604009, 021-91264048, 021-92416

Selasa, 27 November 2007

Hari Selasa di JaCC




















Bismilahirohmanirohim.
Adanya pengumuman dari Jenderal TDA Pak Roni Yuzirman tentang kerjasama pinjam pakai Kios JaCC, langsung kami respon positip. Siang ini diantara waktu jam istirahat makan siang, saya langsung meluncur ke JaCC untuk mengetahui situasi pertokoan di hari Selasa, karena pertokoan ini paling rame hanya di hari Senin, Kamis, dan Sabtu, sedangkan hari-hari lainnya sepi, apalagi hari Minggu.

Sampai di sana, ambil beberapa foto di blok C lantai Dasar 1 (sesuai informasi), dan sedikit ngobrol-ngobrol dengan beberapa karyawan toko. Mereka berkata :” Wah Pak ini hari selasa jadi pengunjung sepi, kalau mau lihat keramaian kesini aja hari Senin atau Kamis. Tapi sekarang sih mulai ramai pak, tidak seperti tahun lalu. Tahun lalu setelah lebaran sama sekali tidak ada pengunjung yang datang, tapi sekarang setelah lebaranpun banyak pelanggan kita yang datang.

Saya katakan kalau saya berencana berjualan disini. Mereka berkata:”cepat aja Pak buka, masih murah kok sewanya, untuk tiga bulan pertama umumnya Rp.5,5 juta tambah jaminan 500 ribu. Itu untuk harga di plasa sekitar tangga jalan ini, kalau yang dibelakang masih ada yang harga sewanya Rp.2,5 juta. Mereka menasehati :” Pak, kalau jualan usahakan buka terus aja walau sepi, karena gimana kita mau dapat pelanggan kalau toko kita cuma buka kalau ada pasar Tasik aja. Seperti kami ini walau hari Selasa tetap buka padahal yang lain tutup, tapi alhamdullilah kita mah namanya usaha disuruh menjemput rejeki ada aja pelanggan yang beli.

Ibu baju muslim anaknya murah banget hanya Rp. 30.000 sesetel ? Tanya saya. Dijawabnya kalau sekodi kita kasih lebih murah lagi Pak hanya Rp.550 ribu, ada juga yang Rp.500 ribu. Waduh bingung juga nih dengan harga barang calon rekan kita, kalau harganya rendah begini dagangan kita akan dianggap terlampau mahal nih, padahal baju muslim anak yang kami jual harganya sudah dibandrol minimal 5 kalinya. Tapi selama ini di Ar-Rahman Distro baju kami selalu laku, Bismilah aja kali ya, namanya usaha, jadi kita harus menjemput rejeki, teringat kata-kata ibu di atas.

Perut sudah lapar nih, dan sudah saatnya berjuang untuk menjemput rejeki yang lain, saya pun pamitan kepada mereka Asalaimualaikum, dan mereka menjawab waalaikum salam wr. Wb, semoga cepat buka kiosnya pak. Insya Alloh, sambil tersenyum sayapun keluar menuju areal parkir dan kembali ke kantor.
Di atas suasana Blok C lantai Dasar 1
Wass Wr. Wb.
Salam Super.....Fuuuuuntastic..........
Semoga sukses selalu
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Adi Prayitno http://adi-prayitno.blogspot.com/
Pemilik Ar-Rahman Distro, The Elegance Muslim Fashion.
Distributor Pakaian Muslim Excellent 64 http://excellent64.blogspot.com/ ,Keisha-shasha http://keisha-shasha.blogspot.com/, SefaCollection http://sefacollection.blogspot.com/ .
Madu Mutiara Tugu Ibu, Sabun Madu, Shampo Madu , Cream Madu Mutiara.http://madu-mutiaratuguibu.blogspot.com/
Telp. 08159365700, 021-86604009, 021-91264048, 021-92416










Rabu, 14 November 2007

Jalan-Jalan Ke Pulau Seribu Nyoooook......


Liburan pasca hari Raya Idhul Fitri, dimanfaatkan oleh keluarga besar kami untuk jalan-jalan ke Kepulauan Seribu di utara Jakarta. Kegiatan ini memang sudah direncanakan sejak sebelum bulan Ramadhan, selain mengisi liburan, menghindari kepenatan kerja dan kebisingan kota Jakarta, serta yang paling utama adalah melihat maha kuasanya Alloh menciptakan alam yang indah ini.

Kepulauan Seribu menjadi lokasi tujuan karena alam dikepulauan ini masih sangat asli, asri, dan tidak terlampau bising dengan banyaknya turis dengan bermacam permasalahannya.

Perjalanan ke pulau seribu kami tempuh dengan menyewa speedboat seharga Rp.3.600.000 per hari, bagi rekan-rekan yang menginginkan tariff murah dapat naik bus Ferri air dengan biaya Rp.30.000,- per orang. Enaknya menggunakan speed carteran, kita dapat meninjau beberapa pulau seharian penuh, sedangkan dengan ferri kita hanya dapat singgah di pulau-pulau tertentu.

Dari Marina Ancol, sekarang kita menuju Pulau Bidadari dengan panoramanya yang indah sebagai obyek wisata air; Pulau Untung Jawa dengan penduduknya yang ramah tamah, taman wisatanya, dan restauran yang menyajikan makanan khas laut; Pulau Rambut sebagai cagar alam yang melindungi berbagai macam hewan khususnya burung-burung laut; Pulau Pari yang berpasir putih mengingatkan kita akan indahnya pantai-pantai Bali, di pulau ini terdapat pusat penelitian oceanografi LIPI, dan jika kita menyebrang ke Pulau Burung sepanjang jalan kita disuguhkan pemandangan budidaya rumput laut, dan di Pulau Burung ini kita dapat bersantai di bawah pohon cemara laut; Dari Pulau Burung kita menyebrang ke Pulau Tidung dengan air lautnya yang tenang, jernih, dan biota airnya yang sangat menarik, ikan-ikan lautnya tampak jelas dari atas permukaan laut.

Pokoknya semuanya indah, dan tidak terasa perut sudah keroncongan alias lapar banget,, kitapun mampir di restoran Pulau Untung Jawa, ikannya langsung kita pilih sendiri, ditimbang, lalu dibakar, tidak lama kemudian ikan bakar hangat tersaji dengan lalapan dan sambal gorengnya. Sambal gorengnya rasanya beda banget dengan restoran-restoran kelas kakap di kota Jakarta, malah kita sempat berpikir bisnis bagaimana kalau kita ajak yang punya restoran di sini untuk join buka restoran di kota Jakarta, saya yakin banget pasti banyak nih pengunjungnya. Untuk oleh-oleh kitapun minta dibakarkan ikan lagi komplit dengan sambalnya, dan ikan basahpun kita pesan berkilo-kilo sampai sepeti putih stereform. Ikan disini sangat murah, beda jauh dengan di Jakarta, mungkin hanya setengah harga Jakarta, padahal ikannya bebas formalin bandingkan dengan ikan di Muara karang, pasti kita akan tercengang karena ternyata ikan di Muara Karang sudah tidak sesegar di pulau ini.

Di Pulau ini kita bisa berenang di kolam renang yang telah disiapkan, atau berenang di laut lepas, jangan kuatir karena airnya sangat tenang bahkan sepertinya tidak ada ombak besar karena pulau ini dikelilingi oleh pulau-pulau kecil lainnya, dan lautnya tidak dalam bahkan nelayan yang mencari ikan dapat berjalan di tengah lauatan.

Luar biasa Indahnya dan besarnya kuasa Alloh menciptakan pulau-pulau ini, bagi anda yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya, kami menyarankan sempatkanlah datang ke Pulau Seribu, tempat wisata bahari yang sangat indah tetapi murah meriah.

Nyooooooook kapan-kapan kita kesana lagi

Salam super Fuuuuuntastic

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Adi Prayitno http://adi-prayitno.blogspot.com/
Pemilik Ar-Rahman Distro, The Elegance Muslim Fashion.
Distributor Pakaian Muslim Excellent 64 http://excellent64.blogspot.com/ ,Keisha-shasha http://keisha-shasha.blogspot.com/, SefaCollection http://sefacollection.blogspot.com/ .
Madu Mutiara Tugu Ibu, Sabun Madu, Shampo Madu , Cream Madu Mutiara.http://madu-mutiaratuguibu.blogspot.com/

Telp. 08159365700, 021-86604009, 021-91264048, 021-92416

Rabu, 10 Oktober 2007

Mengapa Berlalu Ramadhanku (Sebuah Renungan)

Bismilahirahmanirohim
Hari demi hari diri merenung di bulan Ramadhan ini, setetes demi setetes air mata ini membasahi pipi, mengapa Ramadhanku terasa cepat berlalu.

Selama sebelas bulan lalu, diri ini sibuk mengukur jalan, mencari ilmu, mengais rezeki, selalu ditemani musik duniawi, kadang terlambat menghadap Mu ya Robbi.

Hanya sebulan di bulan Ramadhan ini, bibir selalu basah berzikir, membaca ayat-ayat Alquran, mendengar dan menyanyikan lagu yang membesarkan namaMu, serta menunaikan panggilanMu dengan tepat waktu.

Mengapa Ramadhan ini cepat berlalu Ya Robbi , disaat hati ini tenang, tentram, nyaman serta pasrah terhadap semua cobaan dunia dan semua TaqdirMu.

Diri ini pasti merindukan datangnya kembali RamadhanMu Ya Robbi, karena di Ramadhan kali ini masih banyak waktu terbuang percuma, masih banyak malam dihabiskan hanya tertidur lelap, tanpa berzikir, tanpa mempelajari ayat-ayatMu, dan tanpa berdoa memohon pertolongan dariMu.

Ya Robbi alangkah sombongnya diri yang lemah ini, alangkah nistanya diri ini, alangkah malasnya diri ini.

Mengapa……Mengapa…..Mengapa…….diri ini tidak memanfaatkan waktu RamadhanMu yang singkat ini.

Ya Robbi, disisa-sisa RamadhanMu, ketuklah hati mahlukMu yang lemah ini untuk terus berzikir, membaca ayat-ayatMu, berdoa kepadaMu, berzakat dan berinfaq, dan memberi bekas Ramadhan ini sebagai langkah memperbaiki diri disebelas bulan berikutnya.

Taqabbalallahu Minna Wa Minkum, Taqabbal Ya Karim
Minal Aidin Wal faidin. Mohon Maaf Lahir Batin

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Adi Prayitno http://adi-prayitno.blogspot.com/
Pemilik Ar-Rahman Distro, The Elegance Muslim Fashion.
Distributor Pakaian Muslim Excellent 64 http://excellent64.blogspot.com/ ,Keisha-shasha http://keisha-shasha.blogspot.com/, SefaCollection http://sefacollection.blogspot.com/ .
Madu Mutiara Tugu Ibu, Sabun Madu, Shampo Madu , Cream Madu Mutiara.http://madu-mutiaratuguibu.blogspot.com/
Telp. 08159365700, 021-86604009, 021-91264048, 021-92416

Selasa, 02 Oktober 2007

Indahnya Ramadhan Ku (3) Mengkhatamkan Alquran

Bismilahirohmanirohim

Alhamdulilah, di hari ke 15 bulan Ramadhan 1428H target untuk mengkatamkan AlQuran telah tercapai. Sujud Syukur kepada Alloh atas kemudahan-kemudahan yang telah diberikanNya. Kucium mushaf AlQuranku sebagai simbol rasa sayangku padanya.

Kini kuisi kekosongan waktu diantara kegiatan ibadah puasa dengan melanjutkan kegiatan rutin membaca AlQuran dan mengkaji arti/ tafsirnya. Kegiatan ini akan menjadi kegiatan rutin harianku di luar bulan Ramadhan kelak.

Doa Khatmil Qur’an

Ya Alloh, dengan AlQuran, karuniakanlah kasih sayangMu kepada hamba. Jadikan AlQuran sebagai iman, cahaya, hidayah, dan sumber rahmat bagi hamba.

Ya Alloh, ingatkan hamba bila ada ayat yang hamba lupa mengingatnya. Ajarkan pada hamba, ayat yang hamba bodoh memahaminya. Karuniakan pada hamba kenikmatan membacanya sepanjang waktu, baik tengah malam atau tengah hari. Jadikan Alquran bagi hamba sebagai hujjah, ya Rabbal ‘Alamin.

Ya Alloh, karuniakan kebaikan bagi hamba dalam beragama, yang merupakan kunci kehormatan bagi hamba. Karuniakan kebaikan kepada hamba di dunia yang merupakan tempat hamba menjalani hidup. Karuniakan kebaikan akhirat bagi hamba, yang merupakan tempat hamba kembali. Jadikanlah kehidupan hamba senantiasa lebih baik. Jadikanlah kematian sebagai kebebasan hamba dari segala keburukan.

Ya Alloh, jadikan umur terbaik hamba di penghujungnya, jadikan amal terbaik hamba di penutupnya, jadikan hari-hari terbaik hamba saat bertemu denganMu.

Ya Alloh, hamba memohon kepadaMu kehidupan yang paling baik, kematian yang normal, dan tempat kembali yang tidak menyedihkan dan terhindar dari prahara.

Ya Alloh, hamba memohon kepadaMu permintaan terbaik, amal terbaik, doa terbaik, kesuksesan terbaik, ilmu terbaik, amal terbaik, pahala terbaik, kehidupan terbaik, kematian terbaik, kuatkanlah hamba, beratkanlah timbangan kebajikan hamba, tinggikanlah derajat hamba, terima sholat hamba, ampuni dosa-dosa hamba, dan hamba memohon surga tertinggi.

Ya Alloh, hamba memohon karunia yang wajib Engkau berikan, ampunan yang harus Engkau karuniakan, keselamatan dari segala dosa, ghanimah dari segala kebajikan, dan kemenangan mendapat surga, serta keselamatan dari api neraka

Ya Alloh karuniakan kebaikan bagi hamba dalam segala urusan , berikan pahala kepada kami dari segenap luka dunia dan siksa akhirat.

Ya Alloh, anugerahkanlah untuk kami rasa takut kepadaMu, yang membatasi antara kami dengan perbuatan maksiat kepadaMu, dan anugerahkanlah ketaatan kepadaMu yang akan menyampaikan kami ke surgaMu, anugerahkan pula keyakinan yang akan menyebabkan ringannya bagi kami segala musibah di dunia ini. Ya Alloh anugerahkan kenikmatan kepada kami melalui pendengaran, penglihatan, dan dalam kekuatan kami selama kami masih hidup, dan jadikanlah ia warisan dari kami. Jadikanlah balasan kami atas orang-orang yang menganiaya kami, dan tolonglah kami terhadap orang yang memusuhi kami. Janganlah Engkau jadikan musibah kami ada dalam urusan agama kami. Janganlah Engkau jadikan dunia ini adalah cita-cita kami terbesar dan puncak dari ilmu kami. Jangan Engkau jadikan berkuasa atas kami, orang-orang yang tidak mengasihi kami.

Ya Alloh jangan pernah Engkau tinggalkan dosa, melainkan Engkau ampuni. Tidak ada kegalauan kecuali Engkau berikan jalan keluar, tidak ada hutang kecuali Engkau penuhi, dan tidak ada satu kebutuhan dunia dan akhirat kecuali Engkau penuhi, wahai Tuhan Semesta Alam.

Ya Rabb kami, berikan kepada kami kebajikan di dunia dan kebajikan di akhirat, serta jagalah kami dari api neraka.

Semoga shalawat dan salam senantiasa terlimpah curah kepada Nabi Muhammad, keluarga, serta para sahabat terpilih.

Amin Ya Robbal Alamin

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Adi Prayitno http://adi-prayitno.blogspot.com/
Pemilik Ar-Rahman Distro, The Elegance Muslim Fashion.
Distributor Pakaian Muslim Excellent 64 http://excellent64.blogspot.com/ ,Keisha-shasha http://keisha-shasha.blogspot.com/, SefaCollection http://sefacollection.blogspot.com/ .
Madu Mutiara Tugu Ibu, Sabun Madu, Shampo Madu , Cream Madu Mutiara.http://madu-mutiaratuguibu.blogspot.com/
Telp. 08159365700, 021-86604009, 021-91264048, 021-92416

Rabu, 26 September 2007

Indahnya Ramadhanku (2) Di Masjid Istiqlal

Awal Puasa Ramadhan tanggal 13 September 2007, saya berpesan pada teman kantor (Mas Sofian Firdaus Namanya) untuk mengantarkan Alquran dan sholat zhuhur di Masjid Istiqlal pada hari Senin tanggal 17 September 2007. Berhubung kegiatan penuh, sehingga niat baik tersebut baru dapat terealisasi pada hari Kamis 20 September 2007.

Pagi-pagi saya konfermasi lagi ke Mas Sofian, nanti bisakan sholat zhuhur di Istiqlal ? konfirmasi ini saya lakukan, karena biasanya di bulan Ramadhan jam istirahat dimanfaatkan untuk tidur siang olehnya. “Bisa Pak, Bapak bisa juga kan hari ini ?” tanyanya balik.

Jam 11.30 WIB, kami berangkat ke Masjid Istiqlal. Masjid Istiqlal sekarang berpenampilan beda, luarnya terlihat lebih rapi, bersih, dan tidak terlihat adanya pengemis yang berjejer disepanjang jalan menuju Mesjid, beda sekali dengan tahun lalu atau beberapa tahun lalu dimana Mesjid Istiqlal dikelilingi oleh Para Pengemis mulai dari pintu masuk parkir, halaman parkir, trotoar menuju Masjid, tempat wudhu, bahkan di dalam mesjid mereka beroperasi. Interior Istiqlal pun berubah, sekarang lantainya menjadi lebih bersih, karpetnya di perbarui, dan Full AC, sehingga kita terasa lebih nyaman untuk sholat walaupun berada di Sap (barisan) pertama, beda dengan tahun lalu yang masih menggunakan kipas angin besar yang hembusan anginnya membuat pusing kepala bila sholat di barisan pertama atau kedua.

Setelah berwudhu, langkah demi langkah kami tapaki tangga lantai Masjid Istiqlal menuju Auditorium Mesjid. Dengan percaya diri kami buka kardus pembungkus Alquran, mengeluarkan isinya, dan meletakannya pada rak-rak yang telah ada. Saat kami akan meletakan Alquran terakhir, kami dipanggil dengan agak keras oleh seseorang, entah siapa, mungkin salah satu pengurus Masjid. Beliau berkata dengan keras :” Itu Apa?, dari mana?” nadanya menyatakan ketidaksukaan atas apa yang kami lakukan. Sayapun menjelaskan dengan lembut : “Itu beberapa Alquran dari keluarga kami sebagai bahan bacaan orang-orang yang itiqaf di Masjid ini.” Masih dengan nada keras dia berkata :”Semestinya tidak boleh begitu saja meletakkan Alquran di Mesjid ini, mesjid inikan Mesjid Nasional dan ada pengurusnya, serahkan ke pengurus. Kalau diletakan begitu saja nanti hilang.” Dalam hatiku berkata:” Alhamdulillah, jika hilang berarti ada yang memanfaatkan Alquran itu sebagai bahan bacaan, memang itu tujuan kami.” Tapi kemudian kami katakan:”Pak ini sudah Adzan Zhuhur, boleh saya sholat dulu, nanti setelah sholat baru saya sampaikan ke pengurus Masjid.”

Selesai Azhan Zhuhur, kami sholat sunnah 2 rakaat, dilanjutkan dengan sholat Zhuhur berjamaah. Bakda Zhuhur kami manfaatkan dengan sholat sunnah 2 rakaat lagi dan mendengarkan ceramah Kuliah Tujuh Menit (Kultum), yang isinya bahwa: semua orang muslim harus kaya, sukses dan selamat, untuk itu setiap muslim harus berdoa kepada Alloh agar diberikan kebahagiaan di Dunia, kebahagiaan di Akhirat, dan terbebas dari siksa api neraka. Kebahagiaan di Dunia dapat kita cari dengan tekun belajar, tekun bekerja, dan terus berdoa. Kebahagiaan di Akhirat merupakan buah dari perilaku dan ibadah kita di dunia. Alloh telah menjanjikan kebahagian akhirat berupa surga bagi semua muslim, namun tidak semua muslim langsung masuk surga, tetapi ada yang disiksa terlebih dahulu sebelum mencapai tujuan akhir muslim yaitu surga. Untuk itu sering-seringlah berdoa agar diberi kebahagiaan dunia, kebahagiaan akhirat, dan dibebaskan dari siksa neraka. Ceramah pak ustat tidak membosankan karena ceramahnya diisi dengan contoh perilaku nabi /sahabat dan perilaku kita seharian yang membuat pendengar merasa terhibur.

Tidak terasa ceramah sudah memakan waktu 1 jam, saya lihat ada beberapa sekuriti yang menanyai beberapa orang, dijawab dengan gelengan kepala, lalu sekuriti pergi, dan bertanya lagi ke orang lain. Saya berbisik ke Mas Sofian : “ Sofian, tolong Alqurannya dibereskan lagi, dan tunggu saya di mobil”. Sepuluh menit setelah Mas Sofian pergi, saya bangun. Baru beberapa langkah saya berjalan Mas Sofian dan 2 orang sekuriti menjegatku, dan mengatakan:”Alqurannya tidak perlu dilaporkan lagi ke pengurus masjid, sudah diterima, dan tidak apa diletakkan saja di rak.” Orang yang bersuara keras pun datang menghampiri kami, dan sekarang dengan lembut menyatakan rasa terimakasih atas kiriman Alqurannya, memang Alquran di Masjid Istiqlal banyak yang hilang. Tetapi tidak apa, kita yakin Alquran itu pasti dibaca oleh orang-orang yang mengambilnya.

Dugaanku benar, orang yang awalnya berkata keras dan akhirnya lembut itu adalah salah satu pengurus masjid. Dia menyatakan bahwa tantangan baru Masjid Istiqlal adalah memberi makan 2.000 Orang untuk berbuka dan sahur (hitunganku : 2.000 bungkus x Rp.10.000,- x2 = minimal 40.000.000/hari), dan quota itu tidak pernah tercapai karena keterbatasan dana. Saya katakan tantangan itu bukan hanya tantangan pengurus, tetapi tantangan bagi kita semua, semoga kedepan perekonomian kita akan lebih baik dan makin banyak orang yang hatinya dekat ke Masjid untuk memakmurkan mesjid.

Beranikah Milyoner dan calon Milyoner menerima tantangan ini ?

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Adi Prayitno http://adi-prayitno.blogspot.com/
Pemilik Ar-Rahman Distro, The Elegance Muslim Fashion.
Distributor Pakaian Muslim Excellent 64 http://excellent64.blogspot.com/ ,Keisha-shasha http://keisha-shasha.blogspot.com/, SefaCollection http://sefacollection.blogspot.com/ .
Madu Mutiara Tugu Ibu, Sabun Madu, Shampo Madu , Cream Madu Mutiara.http://madu-mutiaratuguibu.blogspot.com/
Telp. 08159365700, 021-86604009, 021-91264048, 021-92416

Selasa, 25 September 2007

Putriku Pandai Promosi

Bismilahirohmanirohim.
Putriku masih berumur 5,5 tahun sudah pandai membaca. Menulis, berhitung, dan main piano walaupun yang terakhir ini awalnya agak dipaksa oleh ibunya dan malas untuk berlatih, tetapi dengan perjalanan waktu. Sekarang jika kakaknya sedang berlatih, diapun ikut berlatih, dan kadang-kadang diapun dilatih oleh kakaknya.

Kelakuan putriku ini lucu sekali, mungkin ini memamg naluri seorang wanita, walaupun baju dilemarinya sudah banyak tetapi masih tetap saja bingung memilih baju untuk dikenakannya. Setiap kali putriku ini akan memakai baju selalu mengaduk-aduk pakaian yang sudah tersusun rapi, dipilihnya sepasang dan lainnya berantakan di lantai.

Jika hari libur kedua anakku pasti minta diantar jalan-jalan, dan jika diajak jalan ke Mall untuk belanja bulanan, putriku pasti minta dibelikan baju baru atau asesories, kalau dibelikan dia akan berkata sambil tersenyum : “Alhamdulillah, Saya senang sekali, karena dibelikan baju baru”, tapi jika tidak dibelikan maka sepanjang perjalanan dia akan cemberut bahkan tidak mau digandeng siapapun.

Selama 3 tahun bersekolah di Playgroup/TK Islam, putriku sudah terbiasa untuk menggunakan baju muslim dengan jilbabnya, tahun ini masuk SD, tetapi karena umurnya masih sangat muda maka SDN terdekat tidak menerimanya, sehingga selama beberapa bulan harus belajar di SDN yang agak jauh. Sewaktu ditanya oleh kami orang tuanya : “Adek, masih mau pakai jilbab atau tidak di SD sekarang ?, dan jawabnya :” Aku mau pakai jilbab aja ah, kan malu kalau pakai rok dan lengan pendek ?, lagian Ibukan katanya mau buka Toko Jilbab, masa anaknya tidak pakai jilbab.” Kamipun berucap:” Alhamdulillah ya Alloh, Engkau telah tanamkan rasa malu pada perilaku putri kami, semoga perilaku ini tetap dipertahankan sepanjang usianya.”

“Ada teman-teman Adek yang memakai jilbab di sekolah SDN sekarang ?” tanya kami
“Tidak ada, tetapi tidak apalah yang penting mereka baik dan tidak menggangu Adek.” kata putriku. Kami merasa senang dengan lingkungan sekolah ini, tetapi berhubung cukup jauh sehingga di bulan kedua putri kami dipindahkan ke SDN terdekat (masih di dalam komplek perumahan) setelah mengalami beberapa tes oleh Kepala Sekolah SDN. Banyak teman-teman Tknya yang bersekolah di SDN ini, sehingga banyak teman-temannya yang memakai Jilbab. Kakaknyapun bersekolah di kelas 4 SD ini sehingga kakaknya dapat mengawasi adiknya sewaktu-waktu.

Di bulan Ramadhan ini, Alhamdulillah mereka mencoba untuk berpuasa penuh setiap hari, walau masih diiming-imingi hadiah tambahan uang saku per hari untuk ditabung dan dapat digunakan untuk belanja apa yang diinginkannya di hari lebaran.

Di bulan Ramadhan ini pula, putriku dapat memakai koleksi baju muslimnya di sekolah. Memang selama bulan Ramadhan, murid-murid tidak wajib pakai baju seragam dan dihimbau memakai baju muslim. Berhubung koleksi baju muslimnya cukup banyak baik yang beli di Mall, maupun kiriman dari suplaier. Kini setelah kami membuka Ar-Rahman Distro (http://arrahmandistro.blogspot.com/), setiap kali suplaier mempunyai model pakaian baru, mereka selalu mengirimnya, dan kami wajib menerima dan menjualnya. Setiap datang kiriman dari Excellent64 , Sefa, Keisha atau Annida, putriku selalu berkata:” Kalau ada yang model dan warnanya bagus, saya dapat dong sa……tu…… saja.” Berhubung baju anak muslim itu bagus-bagus, maka setiap datang kiriman pasti minta jatah satu. “Pak, aku pilih yang ini aja deh, mana uangnya nanti saya yang bayarkan ke Ibu ya…?”

Dengan pakaian muslim yang dikenakannya, memang putriku terlihat berpenampilan beda dengan lainnya, banyak temannya berkata:”bajumu bagus sekali beli dimana ?” Dijawabnya :” dikasih ibuku, kalau kamu mau yang kaya ini, kamu lihat-lihat aja deh dulu di toko ibuku Ar-Rahman Distro namanya”. Mendengar cerita ini saya berkata:”Kecil-kecil kok sudah pandai promosi’. Putrikupun malah berkata:”Pak, aku boleh tidak bawa brosur Ar-Rahman Distro ke sekolah, karena banyak teman dan ibunya teman yang minta brosurnya.” Kami jawab :’Boleh, sambil berdoa dan terima kasih kepada Alloh atas kemudahan-kemudahan yang diberikannya selama ini.

Lain Adik, lain kakaknya. Kakaknya ke sekolah memang selalu memakai baju koko, tetapi setiap sholat Tarawih tidak mau menggunakan baju Koko, dan lebih suka memakai kaos berlengan panjang, tetapi sudah booking untuk minta dibelikan beberapa potong baju muslim Excellent64 ukuran 8 untuk lebaran nanti.

Sekali lagi, “terima kasih Ya Alloh atas perilaku anak-anak kami yang tidak memberatkan kami, malah membuat hati kami merasa senang, dan semoga kemudahan-kemudahan ini tetap selalu dilimpahkan kepada kami, sehingga kami mudah pula beribadah di jalanMu Ya Alloh.” Amin.

Ya Alloh Tuhanku, berilah aku ilham untuk mensyukuri nikmatmu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada Ibu Bapakku, serta untuk mengerjakan amal sholeh yang telah Engkau Ridhoi, berilah kebaikan kepadaku dengan memberi kebaikan kepada anak cucuku. Sungguh aku bertobat kepadaMu, dan sesungguhnya aku termasuk golongan orang-orang yang berserah diri (S.Al-Ahqaf 46:15)

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Adi Prayitno http://adi-prayitno.blogspot.com/
Pemilik Ar-Rahman Distro, The Elegance Muslim Fashion.
Distributor Pakaian Muslim Excellent 64 http://excellent64.blogspot.com/ ,Keisha-shasha http://keisha-shasha.blogspot.com/, SefaCollection http://sefacollection.blogspot.com/ .
Madu Mutiara Tugu Ibu, Sabun Madu, Shampo Madu , Cream Madu Mutiara.http://madu-mutiaratuguibu.blogspot.com/
Telp. 08159365700, 021-86604009, 021-91264048, 021-92416

Jumat, 14 September 2007

Indahnya Ramadhan Ku


Bismilahirohmanirohim

Marhaban Ya Ramadhan
Bersihkan Hati Bersihkan Diri
Mohon Maaf Lahir Batin.

Sejak kecil kami dibiasakan membaca AlQuran, ya membaca AlQuran walaupun hanya satu dua ayat dalam satu hari. Kalimat ini bukannya nasehat para ustat yang telah mengajarku dengan ceramah-ceramahnya, tetapi praktekku dalam seharian, sehingga terasa selama bertahun-tahun tidak pernah katam membaca AlQuran.

Di samping melaksanakan puasa senin-kamis, kegiatan di atas tetap kulakukan sampai memasuki fase Remaja. Saat itu aku berpikir kapan bisa katam Alquran seperti orang lain kalau membacanya cuma satu-dua ayat perhari, aku sangat iri saat itu bila melihat orang lain sejak kecil sudah bisa membaca dan mengkatamkan Alquran. Kuputuskan untuk menambah jumlah ayat per hari, tetapi tetap saja belum bisa mengkatamkan Alquran. Mungkin Ayat-ayat Alquran masih sebagai bacaan selinganku diantara begitu banyaknya kegiatan hidup.

Menjelang dewasa, aku semangkin kuatir dengan masa depanku. Yang aku kuatirkan bukannya masa depanku hidup didunia, tetapi kuatir akan kehidupanku 1000 tahun lagi yaitu di Akhirat kelak. Ketakutanku sampai terbawa mimpi, hingga terbangun dalam keadaan menangis. Ibu yang selalu memperhatikan anak-anaknya, setelah mendengar cerita tentang mimpi dan ketakutanku, menyarankan agar aku harus banyak sholat dan berdoa kepada Alloh, serta jadikan Alquran sebagai sahabat dekat yang tetap harus ada di dalam hati kita.

Saat Tarawih Ramadhan di Masjid Istiqlal beberapa belas tahun lalu, disarankan kepada yang memiliki kelebihan dana untuk menyumbangkan Alquran sebagai bacaan tadarus orang-orang yang itikaf di masjid. Saat itu terhentak hati ku untuk menyumbangkan beberapa puluh Alquran atas nama Ayah sebagai pimpinan keluarga, agar orang-orang yang itikaf mudah mendapatkan Alquran.

Sejak saat itu saya berpikir mereka yang datang dari jauh masih sempat itikaf di mesjid dan mengkatamkan AlQuran.
Kenapa saya tidak ………………… ?
Sejak saat itu pula aku mulai membaca AlQuran sedikit demi sedikit, dan Alhamdullillah menjelang Takbiran aku bisa mengkatamkan Alquran.
Saya merenung, mungkinkan ini manfaatnya menyumbang AlQuran untuk memudahkan orang lain membacanya, hingga Alloh memudahkan pula aku untuk membacanya.

Himbauan Mesjid Istiqlal saat itu, sampai saat kini tetap saya lestarikan, yaitu menyumbangkan beberapa puluh Alquran di awal Ramadhan a.n Almarhum Ayah sebagai kepala keluarga, dan Alhamdullillah kemudahan-kemudahan itu selalu hadir. Dari orang yang dahulu tidak pernah bisa mengkatamkan Alquran, menjadi orang yang bisa katam dalam sebulan Ramadhan, dan sudah 4 tahun ini dapat mengkatamkan Alquran di hari ke 15 Ramadhan . Dan sekarang di Ramadhan hari kedua ini, alhamdulllillah masih diberi kemudahan untuk membaca AlQuran sampai juz ke 5. Benar kata Ustat Mansyur : “Kalau kita memberi untuk orang lain, pasti manfaatnya datang untuk diri kita sendiri.”

Sudahkah kita semua memulai menginfaqkan AlQuran ke mesjid-mesjid ? atau Sudahkan kita mulai tadarus AlQuran di bulan Ramadhan ini ? atau sudahkah kita menghayati dan mengamalkan isi AlQuran di bulan Ramadhan ini ?

Banyak rekan-rekan yang mengatakan untuk apa tadarusan Alquran, yang penting mengamalkannya kan ? - Benar sekali yang penting mengamalkannya, tetapi apakah amalan kita sudah sesuai dengan Alquran, jika tidak pernah membaca, mengulang-ulang bacaannya dan menghayatinya. Semoga kita diberi kemudahan dalam menjalankan ibadah Ramadhan, dan Ramadhan kita tahun ini akan lebih baik dari tahun lalu.

Sekali lagi
Marhaban Ya Ramadhan
Bersihkan Hati Bersihkan Diri
Mohon Maaf Lahir Bathin.

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Adi Prayitno http://adi-prayitno.blogspot.com/
Pemilik Ar-Rahman Distro, The Elegance Muslim Fashion.
Distributor Pakaian Muslim Excellent 64 http://excellent64.blogspot.com/ ,Keisha-shasha http://keisha-shasha.blogspot.com/, SefaCollection http://sefacollection.blogspot.com/ .
Madu Mutiara Tugu Ibu, Sabun Madu, Shampo Madu , Cream Madu Mutiara.http://madu-mutiaratuguibu.blogspot.com/
Telp. 08159365700, 021-86604009, 021-91264048, 021-92416

Selasa, 04 September 2007

Kekayaan Spiritual

Bismilahirohmannirohim.
Bagi kita orang muslim yang sukses atau menuju kesuksesan adalah orang yang kaya dalam tiga hal yaitu kaya iman, kaya ilmu, dan kaya harta. Keimanan bernilai jauh lebih mahal dari pada yang lainnya, karena meski menjadi kaya memang penting, tapi mengetahui apa yang akan kita lakukan setelah kita menjadi kaya adalah hal yang sangat lebih penting.

Banyak orang terlena setelah menjadi kaya, karena ketidaktahuannya akan dibawa kearah mana kekayaan kita itu. Pengetahuan tentang hal ini hanya bisa diperoleh bila kita telah menanamkan dalam diri kita prinsip kaya iman. Kaya iman inilah yang merupakan kekayaan spiritual (keyakinan, kepercayaan, rohani, jiwa, hati, agama).

Dalam dunia usaha, prinsip kekayaan spiritual ini mempengaruhi pandangan kita dalam menilai uang.
1. Orang miskin dengan kemiskinan spiritual selalu menganggap uang adalah persoalan hidup dan mati. Mereka tidak perduli apakah terus hidup dalam kehinaan atau mati dengan keharuman, baginya uang adalah cuma uang baik halal maupun haram . Jangankan mencari uang haram, menari uang haram saja susah, seloroh mereka.
2. Orang kaya dengan kemiskinan spiritual, menganggap uang hanyalah sebagai bonus dari bekerja. Mereka menganggap uang bukanlah tujuan akhir, tetapi mereka banyak mengeruk uang hanya untuk menikmati kekuatan yang ada dibalik uang, dan uang bukan segalanya, tetapi segala sesuatu membutuhkan uang.
3. Orang miskin dengan kekayaan spiritual, menganggap uang tidak akan pernah membuat mereka menjadi kaya. Mereka menyadari banyak orang kaya justru merasa miskin karena kehampaan jiwa dari nilai-nilai rohani, kehampaan ini menyebabkan orang kaya tidak bisa menikmati kekayaannya, dan setelah benar-benar sangat sukses dan kaya tidak tahu harus berbuat apa lagi.
4. Orang kaya dengan kekayaan spiritual adalah ahli ibadah menganggap uang sebagai karyawan yang bekerja keras untuk mereka. Sementara uang terus bekerja keras, mereka pun sibuk dengan berbagai aktifitas bermanfaat, beramal social. Dengan cara ini mereka menjadi kaya materi juga kaya spiritual.

Prinsip kekayaan spiritual juga akan mempengaruhi pandangan kita dalam menilai waktu.
1. Orang gagal selalu senang bernostalgia dengan kejayaan masa lalu mereka yang telah lewat.
2. Orang rata-rata, akan sangat asik terlena dengan kesuksesan diraih saat ini yang bersifat sementara .
3. Orang sukses, akan terus dan tidak pernah berhenti mencapai kebaikan dan kesuksesan lebih tinggi dimasa depan.
4. Orang Selamat, akan selalu memanfaatkan seluruh potensi hidupnya dan kesuksesannya sebagai bekal menemui ajalnya diakhirat kelak.

Prinsip kekayaan spiritual yang harus kita lakukan tidak hanya melakukan banyak ibadah kepada Alloh, tetapi kita juga harus beribadah dengan berbuat baik kepada sesama manusia dan mahluk ciptaan Alloh.

Hidup ini adalah pilihan. Bagi orang beriman pilihan kita harus didasarkan usaha untuk mencapai ridho Alloh. Semoga pilihan kita menjadi orang selamat, dan orang kaya dengan kekayaan spiritual tercapai. Surga pasti merindukan orang-orang semacam ini .Insya Alloh.

Salam Super….Fuuuntastis……
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Adi Prayitno http://adi-prayitno.blogspot.com/
Pemilik Ar-Rahman Distro, The Elegance Muslim Fashion.
Distributor Pakaian Muslim Excellent 64 http://excellent64.blogspot.com/ ,Keisha-shasha http://keisha-shasha.blogspot.com/, SefaCollection http://sefacollection.blogspot.com/ .
Madu Mutiara Tugu Ibu, Sabun Madu, Shampo Madu , Cream Madu Mutiara.http://madu-mutiaratuguibu.blogspot.com/
Telp. 08159365700, 021-86604009, 021-91264048, 021-92416

Sarana Diversifikasi di luar Bisnis dan Property

Walau tidak bermaksud mempropokasi pebisnis dan calon milyoner untuk memparkirkan dananya atau berspekulasi pada ORI 003, sebagai salah satu instrument investasi, ORI 003 dapat juga menjadi salah satu sarana diversifikasi dana di luar kegiatan bisnis dan property, meskipun sudah tidak disangkal lagi pada umumnya bisnis dan property memberikan margin yang lebih besar.

Penawaran ORI 003 sejak 27 Agustus 2007 dengan kupon hasil 9,4%, ternyata lebih tinggi dari sertifikat Bank Indonesia (SBI) yang 8,25%, adalah lahan yang sangat menarik bagi investor ritel, bahkan dibandingkan dengan deposito yang rata-rata hanya menawaran hasil5-6% setahun.

Mari kita lihat keuntungan lainnya
1. bila dilihat dari ekspektasi inflasi sampai akhir tahun 6% imbal balik real dari ORI 003 masih berkisar 3-5% berarti hasil ORI003 masih bagus.
2. Karena penerbitnya pemerintah, maka instrument ini minim resiko (beresiko default).
3. Investor dapat memperdagangkan obligasi, misal saat ORI001 dan 002 diterbitkan degan hasil12,3% dan 9,2% suku bunga SBI turun menjadi 8,25%, sehingga harga ORI001 dan 002 mengalami peningkatan. Untuk mendapatkan hasil optimal, pada harga meningkat ini jual ORI 001 dan 002, dan beli kembali obligasi pemerintah yang harganya diturunkan saat pemerintah akan menerbitkan obligasi baru.

Kerugiannya :
1. Resiko tingkat bunga. Bila tingkat hasil SBI naik, maka investor akan dirugikan atas tingkat hasil ORI003 dan harga obligasinya akan turun, dan jika tingkat SBI turun, maka investor untung dari tingkat hasil obigasi dan nilai obligasinya.
2. Resiko Inflasi. Jika inflasi meningkat dengan tajam sehingga harga konsumsi meningkat maka kemampuan investor untuk membeli kembali ORI 003 akan mengecil dan harganya jatuh.
3. Resiko Valuta asing. Saat ini harga dolar AS Rp. 9350, kemampuan berinvestasi investor akan berkurang jika dolar meningkat, dan kemampuan investor bertambah bila harga dolar turun.

Namun demikian tidak semua investor ritel cocok dengan ORI karena tiap investor punya karakter, kebutuhan dan tujuan yang berbeda. Bila tujuan investasi kita jangka menengah dan jangka panjang (3-4 tahun) ORI bisa menjadi pilihan, tapi sangat tidak bijaksana bila ORI dijadikan alat berspekulasi untuk jangka waktu pendek.

Dengan kondisi yang stabil ini diharapkan pembelian ORI akan dapat menguntungkan investor obligasi ritel, dan yang pasti Pemerintah mempunyai tujuan Mulia dengan penerbitan ORI di saat ini sehingga masa depan kita semua akan lebih baik. Sudahkah anda membeli ORI003 sebagai salah satu sarana diversifikasi dana ?
Salam Super….Fuuuntastic

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Adi Prayitno http://adi-prayitno.blogspot.com/
Pemilik Ar-Rahman Distro, The Elegance Muslim Fashion.
Distributor Pakaian Muslim Excellent 64 http://excellent64.blogspot.com/ ,Keisha-shasha http://keisha-shasha.blogspot.com/, SefaCollection http://sefacollection.blogspot.com/ .
Madu Mutiara Tugu Ibu, Sabun Madu, Shampo Madu , Cream Madu Mutiara.http://madu-mutiaratuguibu.blogspot.com/

Telp. 08159365700, 021-86604009, 021-91264048, 021-92416

Senin, 03 September 2007

Masa Depan Harus Lebih Baik

Bismilahirahmanirohim
Manusia pasti ingin hidup tenang dan nyaman. Tenang maksudnya tidak ada kebutuhan mendesak yang belum terpenuhi sehingga mengganggu pikiran, sedang nyaman maksudnya memiliki dan menikmati segala kemudahan dan hal yang menyenangkan. Sebagai Umat Islam hidup tenang dan nyaman dapat kita peroleh dengan melaksanakan seluruh kegiatan ibadah wajib maupun sunnah. Tetapi dalam kehidupan di dunia, salah satu ukuran hidup tenang dan nyaman, disamping memiliki kemudahan untuk beribadah, keluarga yang memiliki cukup uang cenderung lebih tenang dan nyaman, karena kita dapat memenuhi semua kebutuhan keluarga, bahkan menikmati kemudahan yang menyenangkan.

Memang kriteria kecukupan sangatlah relative antara satu keluarga dengan keluarga yang lain. Keluarga sholeh yang berpenghasilan dibawah Rp 5 juta per bulan kemungkinan sudah cukup memenuhi kebutuhannya, sedangkan keluarga yang berpenghasilan lebih dari Rp. 50 juta per bulan masih saja merasa kurang malah berusaha untuk sikut kiri sikut kanan (baca korupsi).

Anthony Robbins membagi kondisi keuangan keluarga dari financial protection (perlindungan keuangan) hingga financial freedom (kebebasan keuangan). Perlindungan keuangan maksudnya kondisi dimana seseorang memiliki cukup uang untuk memenuhi kebutuhannya selama dua bulan hingga dua tahun tanpa harus bekerja. Semakin lama dia dapat memenuhi kebutuhan tanpa harus bekerja berarti semakin baiklah kondisi keuangannya. Dengan memiliki banyak investasi yang aman, dan hasinya mencukupi kebutuhan gaya hidupnya tanpa harus bekerja, maka orang tersebut telah mencapai kondisi kebebasan financial.

Kondisi keuangan keluarga tergantung pada pendapatan dan pengeluaran. Semakin tinggi pendapatan jauh melebihi pengeluaran, tentu semakin baik kondisi keuangan keluarga. Sayangnya banyak keluarga yang kondisi keuangannya tidak seperti ini, dimana muncul kebutuhan padahal dananya belum tersedia, sehingga akan muncul 2 pilihan yaitu utang dahulu sejumlah dana yang dibutuhkan dan melunasi kemudian, atau mengumpulkan dana dahulu sampai dana cukup baru membeli barang yang diinginkan.

Sebaiknya cara kedua yang diterapkan oleh kita yaitu dengan menunda kesenangan. Jika kita mau menunda kesenangan, mengumpulkan dana , menginvestasikannya kembali sehingga berlipat ganda, pada akhirnya kesenangan yang diperoleh juga berlipat-lipat ganda.

Ada banyak cara yang dapat dilakukan agar nilai uang berkembang. Perhatikan tujuan investasi kita apakah jangka pendek atau jangka panjang. Setiap instrumen investasi mengandung resiko, semakin kecil resiko hasilnya juga kecil, makin besar resiko hasilnya juga besar. Investasi yang baik harus memberi hasil yang lebih besar dari inflasi sehingga nilai uang kita akan bertambah.

Disamping melaksanakan bisnis, pembelian property, reksa dana, ada baiknya kita diversifikasi dana dengan membeli ORI 003 .

Kenapa ORI 003 ?……. bersambung

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Adi Prayitno http://adi-prayitno.blogspot.com/
Pemilik Ar-Rahman Distro, The Elegance Muslim Fashion.
Distributor Pakaian Muslim Excellent 64 http://excellent64.blogspot.com/ ,Keisha-shasha http://keisha-shasha.blogspot.com/, SefaCollection http://sefacollection.blogspot.com/ .
Madu Mutiara Tugu Ibu, Sabun Madu, Shampo Madu , Cream Madu Mutiara.http://madu-mutiaratuguibu.blogspot.com/

Telp. 08159365700, 021-86604009, 021-91264048, 021-92416

Jumat, 10 Agustus 2007

Ekspansi atau Diversifikasi Usaha Ya ?

Bismilahirohmanirohim
Meskipun secara umum keadaan ekonomi “Negeri Mimpi” belum pulih benar, tidak sedikit pengusaha muda, calon milioner merasa sudah waktunya untuk melakukan ekspansi / perluasan usaha dan diversifikasi usaha, karena kemungkinan permintaan meningkat, dan kapasitas sudah penuh, seperti produk kunsumer (makanan, pakaian, dan kebutuhan rumah tangga).
Namun tidak semua sector usaha mengalami hal yang sama, sector property belum merasakan begitu banyak pergerakan permintaan, begitu juga sector perbankan belum perlu melakukan ekspansi dengan membuka cabang-cabang baru setelah begitu banyak bank ditutup.
Keengganan ekspansi merupakan salah satu kendala utama mengapa dana perbankan tidak dapat disalurkan kepada korporasi sebagaimana diharapkan, sebaliknya perusahaan yang melakukan ekspansi ditanggapi dengan baik oleh kalangan perbankan, meskipun masih ada kekawatiran besar untuk menyalurkan kredit dalam jumlah besar. Namun demikian sudah siapkah kita untuk ekspansi ? atau mungkin banyak teman kita yang bertanya, “kapan nih mau ekspansi usaha?”
Untuk ekspansi usaha, memang tidak perlu menggunakan uang pribadi, tetapi yang namanya hutang kepada investor lain, perbankan atau lembaga keuangan lain, kita akan menanggung tingkat bagi hasil dan tingkat pengembalian investasi yang memadai. Ini yang harus kita perhitungkan dengan baik.
Kita jangan cepat menganggap dengan adanya tambahan kredit pasti akan meningkatkan penjualan dan juga meningkatkan laba operasi, sehingga mampu membayar tambahan bagi hasil yang besar. Tetapi kita harus memperhatikan kemampuan kita menghasilkan laba dimasa lalu, dan perkiraan menghasilkan laba setelah mendapat tambahan kredit.
Masa lalu sudah pasti, masa depan merupakan perkiraan. Perkiraan bisa benar dan bisa meleset, banyak factor makro dan factor diluar kita yang tidak dapat dikendalikan. Kita harus memperhitungkan scenario terbaik dan terburuk bila perhitungan meleset, penjualan tidak tercapai, atau biaya lebih tinggi, sehingga focus perhatian kita harus ditujukan pada laba rugi dan arus kas selama setahun terakhir.
Kunci pokoknya pada kenaikan penjualan. Tidak ada gunanya tambahan kredit dan menambah asset tanpa bisa menambah penjualan dan profit yang lebih banyak Kalau profit tidak cukup untuk memenuhi kewajiban cicilan, maka perusahaan akan mengalami kerugian
Kita harus ingat bahwa pinjaman tidak bisa didasarkan semata pada nilai jaminan yang diberikan, tetapi harus didasarkan pada kemampuan kita untuk memenuhi kewajiban bagi hasil dan cicilannya. Karena itu sebelum melakukan ekspansi, sebelum mencari tambahan pinjaman, yakinlah dulu kalau penjualan bisa ditingkatkan dan laba yang lebih besar bisa dihasilkan. Ekspansi itu dimaksudkan untuk membuat usaha menjadi lebih besar, bukan untuk mematikan usaha karena salah mengambil keputusan.
Penjualan kita dari bulan ke bulan, dari tahun ke tahun terus meningkat ? ingin ekspansi usaha ? Boleh saja, tapi coba kita pikirkan Apakah lebih baik ekspansi usaha atau Diversifikasi usaha ya………..?
Akh …..pusing, sholat dulu kali, terus doa mohon petunjuk Alloh semoga semua langkah kita diridhoiNya. Amin
Salam Super…………..Fuuuuuntastic.

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Adi Prayitno http://adi-prayitno.blogspot.com/
Pemilik Ar-Rahman Distro, The Elegance Muslim Fashion.
Distributor Pakaian Muslim Excellent 64 http://excellent64.blogspot.com/ ,Keisha-shasha http://keisha-shasha.blogspot.com/, SefaCollection http://sefacollection.blogspot.com/ .
Madu Mutiara Tugu Ibu, Sabun Madu, Shampo Madu , Cream Madu Mutiara.http://madu-mutiaratuguibu.blogspot.com/

Telp. 08159365700, 021-86604009, 021-91264048, 021-92416

Jumat, 27 Juli 2007

TDA, Haruskah Kita Kaya ?

Bismilahirohmanirohim
Dalam buku Arif Sirsaeba (Berani kaya Berani Takwa), berkali-kali beliau memaparkan kepada kita, bahwa Rasulullah Saw lebih suka bila umatnya kaya-kaya dan takwa-takwa. Rasulullah Saw tidak merasa tabu jika membicarakan soal harta, uang, kekayaan , ataupun materi lainnya, karena kebanyakan kita masih merasa tabu, risih, tidak etis jika berbicara mengenai uang, karena takut dicap materialistis. Apalagi jika masalah uang dikaitkan dengan masalah dakwah ataupun kegiatan agama.

Apakah Rasulullah Saw bersikap materialistis ? Jelas Tidak, tapi Rasulullah sangatlah sadar bahwa perjuangan Islam membutuhkan biaya yang tidak sedikit, pergi haji membutuhkan dana cukup besar, bersilaturahmi ke famili perlu biaya, membangun pesantren dan mesjid butuh dana tidak sedikit, membantu anak-anak tidak mampu perlu biaya cukup tinggi, bahkan sholat kita akan lebih khusu’ jika perut terisi dengan baik, keluarga terpenuh kebutuhannya. Tanpa harta yang cukup sulit kita menjaga kehormatan dalam berdakwa memperjuangkan agama Islam, sehingga jelas perjuangan kita membutuhkan biaya yang cukup tinggi.

Kita prihatin dan malu atas tindakan saudara-saudara kita yang berkeliling (laksana”pengemis”)) mencari dana untuk membangun sarana ibadah, padahal Rasulullah tidak mengajarkan kita “berkeliling” mencari dana untuk membangun masjid, pesantren, panti asuhan sekalipun. Rasulullah bersabda:”seorang pemberi (Tangan Di Atas) itu lebih baik ketimbang peminta-minta (Tangan Di Bawah)”.

Tangan di Atas (kaya bertakwa) itu enak, maka itu berusahalah jangan miskin. Apa enaknya miskin ? Miskin itu berat : berbicara tidak dihargai, barang tetangga hilang kita dituduh mencuri, main ketetangga disangka minta sumbangan, hadir kondangan dikira cari makan enak, bahkan mau jualan makananpun disangka mengemis dan diragukan kebersihan makanannya. Jadi mulai saat ini berjanjilah kita harus maju, kita harus kaya, kita harus makmur.
Rasulullah Saw bersabda: “uang itu laksana buah yang masak lagi lezat, maka bagi siapa yang mengambilnya dengan benar, niscaya ia menjadi pertolongan besar baginya (HR. Muslim dan Tirmizi).

Super…Fuuuuntastic hadist di atas, uang yang diambil dengan benar, halal, apalagi dalam jumlah melimpah, akan mendatangkan pertolongan berlimpah : dapat bayar hutang , hidup tenang, kebutuhan keluarga terpenuhi, dapat bantu saudara / sahabat, bisa berinfak. sedekah, pergi haji, bangun pesantren, bangun panti asuhan, bangun masjid. Kita memperoleh kewibawaan, kehormatan, dan dicintai banyak orang. Islam itu mulia dan elegan, maka harus ditegakan dengan cara-cara mulia dan elegan pula.

Ingat ………..Rasulullah selalu berdoa memohon perlindungan dari kemiskinan dan kekufuran sebanyak 3 kali setiap matahari terbit dan terbenam :””Duhai Alloh! Aku memohon perlindunganMu dari kemiskinan dan kekufuran. Aku juga mohon perlindunganMu dari siksa kubur. Tidak ada Tuhan yang patut disembah melainkan Engkau, Ya Alloh.” (HR.abu Dawud dan Imam Ahmad).
Sebelum tidur Rasulullah menutup hari dengan Doa :” Ya Alloh, lunasilah hutang-hutangku, dan jauhilah aku dari kemiskinan.” (HR. Imam Muslim).

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Adi Prayitno http://adi-prayitno.blogspot.com/
Pemilik Ar-Rahman Distro, The Elegance Muslim Fashion.
Distributor Pakaian Muslim Excellent 64 http://excellent64.blogspot.com/ ,Keisha-shasha http://keisha-shasha.blogspot.com/, SefaCollection http://sefacollection.blogspot.com/ .
Madu Mutiara Tugu Ibu, Sabun Madu, Shampo Madu , Cream Madu Mutiara.http://madu-mutiaratuguibu.blogspot.com/
Telp. 08159365700, 021-86604009, 021-91264048, 021-92416

Terbayang dipikiran kita, Rasulullah saja berdoa setiap hari semacam ini, bagaimana dengan kita ? Sudahkah kita berdoa semacam ini setiap hari ?, agar pikiran kita terbuka untuk terus maju, terus berjuang menjauhkan kemiskinan dari diri kita, sekitar kita, masyarakat kita, sampai pada akhirnya menjauhkan kemiskinan dari Bumi Indonesia. Ukhhhhhhhhh(mengambil nafas dalam-dalam)...…….cita-cita luhur dari TDA, yang setiap kalimat itu diucapkan bergetar hati kita dan berkaca-kaca mata kita penuh haru. Terus berjuang dan raihlah impian kita.

Salam ssuper…….Fuuuntastic………….

Selasa, 24 Juli 2007

Konpensasi, Haruskah Berupa Uang ?

Bismilahirohmanirohim.
Kita sering mengartikan sama antara kompensasi dengan hadiah, padahal kedua istilah ini berbeda. Kompensasi merupakan hak, sedangkan hadiah merupakan suatu pengakuan. Seringkali kita mengidentikan kedua istilah ini dengan pemberian uang. Tetapi dengan keterbatasan dana yang kita miliki, pemberian kompensasi dan hadiah kepada karyawan kita tidak harus berupa uang. Sebagai entrepreneur bijaksana kita sebaiknya melakukan hal-hal yang membuat karyawan nyaman bekerja, inilah yang bisa kita lakukan :
a. Memberikan ucapan terima kasih
Sebagai pimpinan atau pemilik usaha akan lebih baik jika kita mengucapkan terima kasih kepada karyawan yang berprestasi, misalnya “Terima kasih Desi, atas pengelolaan Ar-Rahman Distro kita dengan baik, langkah yang kamu lakukan selama ini telah membuat setiap pekerjaan saya menjadi lebih mudah.”
b. Penghargaan secara tertulis
Pemberian ucapan terimakasih secara tertulis nilainya akan lebih tinggi dari sekedar ucapan lisan, dengan ucapan terima kasih secara tertulis itu karyawan merasa kita mendukung keberhasilannya diusaha kita.
c. Informasikan mengenai usaha kita
Memberikan informasi mengenai kinerja usaha kita dengan karyawan secara terbuka, seperti kelebihan dan kekurangan usaha, dan apa yang harus dibenahi, akan memberikan manfaat bagi karyawan, dan karyawan akan merasa dilibatkan dan dihargai diusaha kita.
d. Melibatkan Karyawan dalam pengambilan keputusan
Dalam banyak hal kadang karyawan memiliki pemahaman lebih dibandingkan kita sebagai pemimpin. Misalnya sistem pengiriman barang yang lebih efisien, kemunginan karyawan lebih mengetahui, untuk itu sebaiknya kita sebelum melangkah tayakan dulu ke karyawan jasa pengiriman barang yang lebih efisien, manfaatkan ide-ide mereka, dan jangan lupa mengucapkan terima kasih ata idenya yang cemerlang itu.
e. Tambah Ketrampilan karyawan
Kebanyakan orang memiliki keinginan untuk belajar, berkembang, dan memperbaiki daya saing mereka, begitu pula dengan karyawan kita. Untuk itu tawarkan kepada kayawan kita untuk mengikuti beberapa kursus ketrampilan. Semakin banyak ketrampilan yang bisa dipelajari karyawan, semakin tinggi apresiasi mereka terhadap apa yang dikerjakan saat ini.
f. Rayakan Keberhasilan
Rayakan keberhasilan karyawan yang telah melakukan pekerjaannya dengan baik, misalnya saat karyawan kita telah behasil menjaring banyak pelanggan.
g. Berikan kesempatan libur
Bila memungkinkan, berikanlah waktu beberapa jam atau beberapa hari bagi karyawan yang telah menyelesaikan pekerjaan yang ekstra berat. Pastikan liburan sebagai penghargaan khusus terhadap sebuah prestasi. Kita juga dapat memberikan kesempatan pulang cepat bagi karyawan yang dapat bekerja dengan cepat dari karyawan yang lain.
h. Beri perhatian lebih terhadap prestasi karyawan
menghargai karyawan bukan sekadar memujinya tetapi ceritakan prestasi-prestasinya, berikan hadiah kecil yang sangat menarik, sehingga akan berdampak baik bagi karyawan lainnya.
Semoga ide-ide bijaksana ini dapat bermanfaat bagi kita semua, dan khususnya bagi Ar-Rahman Distro. Sebaiknya selalu diingat karyawan merupakan aset kita yang terpenting dalam pengelolaan usaha.
Salam Super……Fuuuuntastic……..

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Adi Prayitno http://adi-prayitno.blogspot.com/
Pemilik Ar-Rahman Distro, The Elegance Muslim Fashion.
Distributor Pakaian Muslim Excellent 64 http://excellent64.blogspot.com/ ,Keisha-shasha http://keisha-shasha.blogspot.com/, SefaCollection http://sefacollection.blogspot.com/ .
Madu Mutiara Tugu Ibu, Sabun Madu, Shampo Madu , Cream Madu Mutiara.http://madu-mutiaratuguibu.blogspot.com/

Telp. 08159365700, 021-86604009, 021-91264048, 021-92416

Jumat, 13 Juli 2007

Mohon Doa : Launching Ar-Rahman Distro

Bismillahirohmanirohim.
Assalamualaikum. Wr. Wb.
Setelah 7 tahun mengelola TK bernuansa Islami. Alhamdullilah sudah dapat berjalan tanpa kehadiran istri selaku pemilik yayasan. Bahkan TK yang tampaknya biasa ini, sekarang sudah luar-biasa, karena semua siswa akan mendapatkan ekskul menggambar, matematika, dan bahasa Inggris.
Ekskul itukan sudah biasa ?
Jawabannya : tidak, ekskul ini super……Fuuuuuntastic……., karena akan diajar oleh orang-orang professional dibidangnya. Ekskul Menggambar dibimbing guru khusus privat menggambar, ekskul matematika akan bekerjasama dengan kumon dalam program pendidikannya bahkan istri sedang menjajaki untuk mengambil franchise Kumon sehingga alumni TK kami dapat terus belajar matematika di Kumon sampai tingkat SMA kelak, dan yang paling super……. adalah ekskul Bahasa Inggris karena siswa akan dibimbing langsung oleh native speaker yang sangat sholeh, bahkan native speaker ini akan membantu dan mendukung bila kami mendirikan pusat kursus Bahasa inggris ataupun bimbingan belajar bernuansa Islami kelak.
Beberapa sahabat bertanya : Kenapa tidak membuat cabang sekolahnya ?
Jawabannya : Ya, cita-cita itu ada, bahkan lahan sudah tersedia, tetapi Prioritas saat ini tetap pada pendidikan anak kami, sehingga pekerjaan lain / bisnis hanyalah permainan yang menyenangkan yang dapat dilakukan di sekitar rumah.
Berikutnya, setelah tertunda sekian lama kami mohon kepada rekan-rekan TDA agar dapat sejenak berdoa dengan membacakan surat Al-fatihah atas dilaunchingnya Outlet busana bernuansa Islami kami yang pertama “Ar-Rahman Distro”. Insya Alloh, Outlet Busana ini akan menjadi salah satu ladang ibadah kami dalam menggapai ridhoNya.
Nama “Ar-Rahman Distro” dipilih karena rasa syukur kepada Alloh atas nikmat-nikmatNya yang dilimpahkan kepada kami selama ini. Kebetulan pula putra kami nama akhirnya Rahman, sedangkan putri kami nama akhirnya Rahma.
Ar-Rahman Distro didukung oleh Permata, Robbani, Swarna, SIK Cloting, Excellent64, Keisha / Shasha, Melati, Poeti, Dannis, Annida, dll, memberikan penawaran terbaik bagi para anggota, Agen / sub agen.
Terima kasih atas doa dan dukungannya, semoga mendapatkan banyak keberkahan dariNya. Amin ya robbal alamin.
Salam Super……….Fuuuuuuntastic……………..

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Adi Prayitno http://adi-prayitno.blogspot.com/
Pemilik Ar-Rahman Distro, The Elegance Muslim Fashion.
Distributor Pakaian Muslim Excellent 64 http://excellent64.blogspot.com/ ,Keisha-shasha http://keisha-shasha.blogspot.com/, SefaCollection http://sefacollection.blogspot.com/ .
Madu Mutiara Tugu Ibu, Sabun Madu, Shampo Madu , Cream Madu Mutiara.http://madu-mutiaratuguibu.blogspot.com/
Telp. 08159365700, 021-86604009, 021-91264048, 021-92416

Rabu, 27 Juni 2007

Please....Follow Your Dreams (Lanjutan)

Cerita ini masih pengalaman pribadi kelanjutan Please ….Follow Your Dreams. Tidak ada hubungannya dengan bisnis / investasi, tapi sayang jika pengalaman ini dibuang.
Sejak kecil kami dididik untuk berpenampilan serapi mungkin, walaupun tidak harus berpakaian bagus dan baru. Mungkin karena penampilan itu, disaat Bapakku sakit keras, dan harus cuci darah seminggu 2x di RS Islam Cempaka Putih, banyak pengunjung RS yang menyangka saya dokter, setelah bertanya ke suster dan dijelaskan kalau saya anak pasien baru mereka mengerti.
Apakah Dreams masa lalu yang membuat perasaan dan penampilanku mirip seorang dokter ? Saya tidak tahu, saya hanya menjalankan hidup yang ditetapkan Alloh untukku.
Peristiwa kedua terjadi sewaktu istri saya ingin melahirkan anak kami yang pertama di RS Gatot Soebroto.
Salah seorang suster mengatakan, “dokter….dokter….istrinya ditemani saja di ruang bersalin.”
Sambil tersenyum kukatakan: “ Saya bukan dokter sus, tetapi saya seorang petani.”
“Ah masa seorang Petani, bercanda saja, tetapi maaf memangnya Bapak bukan dokter ya ? tanyanya.
‘Bukan, seorang Petani, suster.” Jawabku sambil senyum.
Karena proses melahirkan anak pertamaku cukup lama, aku coba keluar ruangan bersalin menuju ruang inap pasca melahirkan, kebetulan kami mengambil ruangan VIP agar penanganan dokter terhadap istri dan anakku lebih sempurna. Diperjalanan saya dipanggil-panggil oleh seorang suami yang istrinya akan melahirkan juga di ruang bersalin.
“Dokter…Dokter…..bagaimana kondisi istri dan anak saya dokter…. ?” tanyanya dengan tergesa-gesa
“Memang istri dan anak Bapak kenapa ? tanyaku lugu.
“Istri saya kan sekarang melahirkan, bagaimana kondisi istri dan anak saya dokter ? ulangnya.
Saya terangkan :” Bapak, kalau istri Bapak mau melahirkan silahkan temani di ruang bersalin, saya bukan dokter.”
“Oh maaf, tadikan Bapak keluar dari ruang bersalin dan penampilan Bapak kaya dokter, jadi saya pikir Bapak dokter istri saya. Maaf Pak” katanya.
“Bapak kok boleh masuk ke ruang bersalin, sedangkan saya tadi dilarang suster.” Katanya.
Ternyata peraturan di RS. Gatot Soebroto, hanya pasien dari ruangan VIP yang dapat kamar melahirkan khusus, sehingga suami dapat menemani istrinya dalam proses melahirkan. Pagi hari yang cerah tanggal 18 April 1999, Alhamdullillah anak pertamaku dilahirkan dengan selamat. Proses kelahirannya inilah yang membuat kami sebagai orang tua merasa bertambah yakin akan keberadaan dan kuasa Alloh atas mahlukNya.
Peristiwa berikutnya terjadi ketika istri akan melahirkan proses cesar anak kedua kami di RS Mitra Keluarga Jatinegara pada tanggal 7 Oktober 2001. Setiap malam saya menemani istri di RS, paginya pulang ke rumah dan langsung kerja. Saat keluar pintu parkir RS saya menyodorkan karcis parkir ke penjaga, dia mengatakan: “Pagi Dok, silakan saja jalan terus Dok.”, artinya saya tidak perlu bayar karcis parkir. Besok paginya kata-kata itu muncul lagi, dan saya tidak bayar parkir lagi. Saya heran apakah memang parkir free di RS ini? Hari berikutnya kata-kata itu muncul lagi, tetapi saya jelaskan bahwa saya menemani istri melahirkan dan pagi harus berangkat ke kantor, dan saya bukannya seorang dokter.
Penjaga parkir baru paham dan berkata:” kami pikir Bapak Dokter Jaga di RS ini, yang paginya akan praktek di tempat lain, maaf Pak tariff parkirnya sekian ribu rupiah” katanya. Saya bayar parkir sambil tersenyum.
Sebulan lalu saya janjian dengan Adik saya yang Dokter untuk meeting dengan seorang Bupati Riau di Café lantai 2 Hotel Grant Hyath Plasa Indonesia. Saya diperkenalkan sebagai Kakak oleh Adik ke Bupati, ternyata dalam meeting Bupati memanggil saya Dokter, lalu saya jelaskan bahwa saya seorang Petani bukan Dokter. Bupati dan Adikku pun tersenyum.
Wah….Wah….Wah… saya heran ternyata Dreams masa lalu masih berbekas sampai kini. Aku adalah Petani, tetapi tidak mau menjadi Petani lusuh, tetapi menjadi The Next Millioner Farmer & Trader.
Salam Super…..Fuuuuntastic……….
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Adi Prayitno http://adi-prayitno.blogspot.com/
Pemilik Ar-Rahman Distro, The Elegance Muslim Fashion.
Distributor Pakaian Muslim Excellent 64 http://excellent64.blogspot.com/ ,Keisha-shasha http://keisha-shasha.blogspot.com/, SefaCollection http://sefacollection.blogspot.com/ .
Madu Mutiara Tugu Ibu, Sabun Madu, Shampo Madu , Cream Madu Mutiara.http://madu-mutiaratuguibu.blogspot.com/
Telp. 08159365700, 021-86604009, 021-91264048, 021-92416