Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 13 April 2011

Ayolah Terus Belajar Hingga Akhir Hayat

Tulisan ini semoga menyemangatimu Adi Prayitno dan rekan-rekan sekalian, untuk terus belajar ilmu bermanfaat. Sufyan bin Utaibah pernah berkata:”Jauhilah penyakit seorang pintar yang sesat dan penyakit seorang ahli ibadah yang bodoh, karena penyakit dari dua macam orang ini merupakan penyakit yang menyesatkan. Orang ahli ibadah yang bodoh menolak ilmu dan implikasinya. Inilah merupakan kesesatan yang menyebabkan kedustaan agama.” (Ibn al-Qayyim al-Jauziyah dalam al-Fawa’id). Banyak kasus dijumpai, seorang terpelajar akan tetapi mengikuti aliran sesat. Tidak sedikit pula ilmuan yang mendukung pemikiran-pemikiran di luar Islam. Mereka semua adalah orang yang terpelajar dari institusi berlabel Islam, terdidik sampai pada level tinggi. Menurut Ibn Qayyim al-Jauziyyah, orang seperti mereka sesungguhnya bukan orang pintar. Sebab mereka menentang ilmu dan hukum-hukumnya, dan lebih mengutamakan khayalan, kesukaan dan hawa nafsu. (Ibn Qayyim al-Jauziyyah dalam al-Fawa’id). Setiap muslim mestinya selalu berstatus pelajar (muta’allim), apapun profesinya dan berapapun usianya. “Tuntutlah ilmu hingga liang lahat!” adalah seruan agar kita jangan sekali-kali melepaskan status sebagai pelajar. Bahkan seorang yang telah bergelar KIai, Profesor dan doktor tetap harus belajar Saat mereka ‘pensiun’ jadi pelajar, maka ilmunya akan mati. Tidak berkembang dan tidak ada tambahan ilmu. Makanya, profesi menjadi pelajar adalah sepanjang masa. Pelajar bukan hanya yang belajar di lembaga sekolah, pesantren, dan perguruan tinggi. Di manapun dan kapanpun kita bisa dan wajib berstatus menjadi pelajar. Akan tetapi ada petunjuk yang harus diperhatikan agar tidak menjadi pelajar yang merugi.Terdapat tiga hal yang perlu diperhatikan dalam hal ini yaitu, niat, jenis ilmu dan cara memperolehnya harus benar. Jika tidak, maka akibatnya akan tersesat. “Barangsiapa ilmunya bertambah, namun tidak bertambah petunjuk, maka ia akan semakin jauh dari Allah.” (HR. Abu Nu’aim). Saat kita jauh dari-Nya, maka kita menjadi dzalim. Kedzaliman seorang ilmuan dan pemimpin bermula dari niat belajar yang salah dan ketidaktepatan memposisikan ilmu ketika belajar. Ilmu yang agung tidak semestinya dicampur dengan tujuan dan niatan yang hina. Antar yang haq dan yang batil jelas tidak mungkin bertemu. Berdasarkan niat belajar, Imam al-Ghazali membagi orang menuntut ilmu menjadi tiga. Pertama, belajar semata-mata karena ingin mendapat bekal menuju kebahagiaan akhirat. Kedua, belajar dengan niat mencari kemuliaan dan popularitas duniawi. Ketiga, menuntut ilmu sebagai sarana memperbanyak harta. Golongan pertama, adalah golongan selamat sedangkan tipe kedua dan ketiga termasuk berpotensi menjadi pemimpin dan ilmuan yang dzalim. Golongan pertama termasuk pelajar yang memahami konsep ilmu dengan benar, niatannya untuk menghilangkan kejahilan agar mendapat ridla Allah SWT. Keilmuannya diamalkan demi kemaslahatan umat bukan untuk kenikmatan pribadi. Golongan kedua dan ketiga adalah kelompok penuntut ilmu yang materialis, yaitu mencari ilmu untuk tujuan duniawi. Sehingga aspek-aspek ukhrawi tidak menjadi landasan dalam mencari ilmu. Jika materialisme sebagai kerangka pikirnya, maka menurut Imam al-Ghazali ia kelak akan menjadi ulama’ suu’ (ilmuan jahat) yang tidak mengindahkan adab. Ayok ah terus belajar. untukmu www.arrahmandistro.com www.arrahmandistro.blogspot.com www.madu-mutiara.blogspot.com

Kamis, 10 Februari 2011

JEJAK RASULULLOH

Apakah modal utama memulai usaha? Jika Anda menjawab uang, mungkin benar, tapi tidak dalam bisnis ala Rasulullah SAW. "Yang menjadi number one capital dalam bisnis ala Rasulullah adalah kepercayaan (trust) dan kompetensi," kata pakar ekonomi syariah, Syafii Antonio dalam bukunya "Eksiklopedia Leadership & Manajemen Muhammad SAW, The Super Leader Super Manager "

Menurutnya, dalam trust itu ada integritas dan kemampuan melaksanakan usaha. "Beliau membangun usaha dari kecil, dari sekadar menjadi pekerja, kemudian dipercaya menjadi supervisor, manajer, dan kemudian menjadi investor," ujarnya.

Perjalanan dari kuadran ke kuadran itu, katanya, menunjukkan bahwa Rasulullah adalah seorang entrepreneur yang memiliki strategi dalam mengembangkan usahanya dan karakteristik untuk mencapai sukses.

Sudah sampai kuadran mana kita? Bisakah kita meniru jejak Rasululloh, dari pekerja-supervisor-Manajer-Direksi, kemudian investor ? jawabnya Insya Alloh, Alloh akan selalu menolong kita. Amin.

Untukmu Adi Prayitno http://www.arrahmandistro.com/ ; http://arrahmandistro.blogspot.com/

Senin, 08 Februari 2010

Berniagalah dan Bertransaksilah Sahabat di saat Lapangmu kini

Minggu kemarin sahabat yang bekerja di PNS salah satu Departemen curhat, katanya hidupnya sekarang sudah tentram diperbantukan di LSM dengan gaji yang lebih dari cukup.

Katanya:” Kamu kan tahu, saya orangnya nggak suka makan uang suap seperti yang banyak dilakukan oleh PNS, makanya bersyukur banget bisa kerja di LSM, mudah-mudahan tidak ditarik kembali ke PNS.”
Lanjutnya:” Tapi dengan kelimpahan uang macam sekarang kok, hati masih gelisah ya. Sepertinya perlu konsul ke Psikiater neh jadinya. Apakah mungkin kurang bersyukur ya ?, atau kurang banyak bersedekah dan infaq ya? Cuma sedikit kali. Atau kurang melaksanakan perintah NYA ya?”.

Sebagai sahabat, saya nasehatkan agar disaat lapang ini, jangan lupa kita terus bersyukur atas pemberian rejekiNYA. Mensyukurinya dengan memberikan sebagian rejeki buat fakir miskin, karena diantara rejeki kita ada hak orang miskin. Sebisa mungkin disaat lapang ini, kita mampaatkan rejeki untuk berinvestasi di bidang apapun yang menguntungkan, dan sebaik-baik investasi adalah investasi di jalan Alloh.

Tulisan ini khusus untuk sahabat yang sedang gelisah, yang diperoleh dari kuliahnya Prof. Umay M.Djafar Shiedieq.

Banyak orang yang suka memberikan sedekah dan infaq, tapi diikuti dengan kata-kata “Maaf sedikit”, sebenarnya ini tidak boleh kita ungkapkan, kita tidak boleh mengucapkan kata sedikit dalam kebaikan, seperti firman Alloh QS.99(Al.Zilzalah:7-8).

7. Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat Dzarrahpun, niscaya Dia akan melihat (balasannya)
8. Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan sebesar Dzarrahpun niscaya Dia akan melihat (blasannya) pula.

Jangankan Rp.1000 or Rp.2.000,-, sebesar atom pun pasti akan dilihat nanti dan akan dibesarkan oleh Alloh. (Jadi jangan mengecilkan yang kecil-kecil).

Alloh melihat kebaikan Sedekah dan Infaq itu dari 9 aspek :

1. Berdasar Kadar Keimanannya. Maksudnya, keimanan seseorang tidak sama dalamnya, dangkalnya, tipisnya. Iman seseorang bisa bertambah dan berkurang . Semakin dalam kadar keimanan seseorang, maka makin besar pahalanya.

2. Berdasar Niat atau kemantapan hati. Infaq yang niat berdasarkan kata hati lillahitaallah pahalanya lebih besar dibandingkan ikut ajakan sahabatnya.

3. Berdasarkan kuantitas. Seperti orang yang sholat tahajut 8 rakaat pahalanya lebih besar dari pada 4 rakaat, maka yang berinfaq besar pahalanya juga lebih besar.

4. Berdasarkan prosentase jumlah pemilikan. Orang yang berinfaq Rp.10ribu dari 100ribu uangnya, pahalanya lebih besar dari berinfaq Rp.10ribu dgn jumlah uang Rp.1juta.

5. Berdasarkan Daya Guna. Berinfaq ke Masjid Rp.1 juta yang dimanfaatkan 500 jamaah, pahalanya lebih besar dari menyumbang Rp.1juta yang dimanfaatkan 50 jamaah.

6. Berdasarkan Masa Guna. Berinfaq lampu bohlam ternyata bermanfaat 6 bulan, pahalanya tetap mengalir 6 bulan lebih besar dari pada menyumbang lampu yang manfaatnya Cuma 6 hari.

7. Kadar Kecintaan. Q.S.3 (Ali Imran):92 Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan yang sempurna, sebelum kamu menafkahkan sebahagian harta yang kamu cintai, dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Alloh mengetahui.

8. Berdasarkan Kadar Keikhlasan, ini sangat penting, begitu riya hilang semua pahalanya.

9. Berdasarkan kadar Kesulitan. Berinfaq dgn mengunjungi fakir miskin lebih besar pahalanya dari pada menyumbang ke tromol masjid, walau tujuannya sama.

Sahabat terus berkata:”kalau begitu kita lebih baik langsung memberikan infaq kita kepada fakir miskin dong.?”

Menurut Ulama, sebaiknya demikian. Seyogyanya seorang yang berinfaq memperhatikan kadar kesholehan, kesabaran dan ketaatan (khususnya sholat 5 waktu) penerimanya, misalnya ada 2 orang mahrum (cacat permanen), yang satu sholeh dan rajin sholat, sedangkan yang satunya tidak sholat, maka pilihlah berinfaq ke mahrum sholeh dan rajin sholat, karena Alloh menjamin orang yang rajin sholat tidak akan mati kelaparan.

Jadi sahabat, disaat lapang ini bertransaksilah, berniagalah sebelum kesempitan datang.

Sesuai Hadis Qudsi Alloh berkata : Wahai anak cucu Adam, perhatikanlah AKU, berniagalah denganKU, bertransaksilah denganKU, dan ambil untunglah sebanyak-banyaknya. AKU memiliki apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, tidak pernah didengar oleh telinga, dan tidak pernah terlintas dalam hati. KekayaanKU tidak akan pernah habis dan berkurang. Sesungguhnya AKU Maha Pemberi lagi Mulia.

Senin, 12 Oktober 2009

BUKA TOPENG MU DAN JANGAN JADI PENIPU AGAMA

Ramadhan sudah berlalu Adi Prayitno, Idhul Fitri pada awal Syawal pun hari demi hari akan berlalu. Adi Prayitno, apakah Ramadhan mu akan berlalu dengan sia-sia ?, apakah ibadahmu selama bulan suci itu akan sirna pasca syawal dengan tindakan-tindakan bodoh penuh lumuran dosa yang engkau lakukan hari demi hari ? , Apakah engkau menyukai predikat pemintal yang menguraikan kembali kain istimewa helai demi helai ? Astafirullah, jangan Adi, dan ingatlah masa depan mu penuh gemilang dengan kebahagiaan dan keindahan.

Adi, terus terang di bulan syawal ini saya masih instropeksi diri terhadap apa-apa yang telah dilakukan sebelum Ramadhan, selama Ramadhan, dan pasca Ramadhan di bulan Syawal ini. Apakah selama ini perilaku saya laksana “Manusia Topeng” yang memerankan scenario sesuai tuntutan propesi. Di suatu saat menggunakan Topeng Iman supaya dipuji orang sebagai manusia beriman, dan di suatu saat lain menggunakan Topeng Setan untuk mengeruk keuntungan pribadi ( Astafirullah, Aku berlindung kepada Alloh dari godaan Setan yang terkutuk).

Adi, saya pernah membaca Hikmah Kehidupan yang sangat menarik, semoga ini dapat menjadi renungan mu :

Abu Hurairah ra, sebagaimana diriwayatkan Muslim dan Ahmad, berkata bahwa Nabi Saw bersabda :

1. sesungguhnya orang yang pertama yang akan diputuskan pada hari Kiamat kelak adalah orang yang mati Syahid. Maka dihadapkan kepada Alloh dan diingatkan kepadanya akan nikmat2 yang telah diberikan, dan hal itu dilakukannya. Kemudian ditanya oleh Alloh, “Lalu, apakah amalanmu dalam nikmat itu ?”

Jawabnya:” Aku telah berperang untuk Mu hingga mati syahid.”
Maka Alloh berfirman:”Dusta kamu, tapi kamu berperang untuk dikenal sebagai pahlawan yang gagah berani.” Lalu ia diseret oleh Malaikat dan diperintahkan untuk dilempar ke dalam api neraka.

2. Yang kedua dihadapkan kepada Alloh adalah orang yang belajar ilmu agama dan mengajarkannya, serta pandai membaca Alquran. Maka diberinya tentang nikmat2 yang telah ia peroleh dan ia mengakuinya. Lalu ditanya :”Apakah amalanmu di dalamnya ?”

Jawabnya :” Aku telah belajar ilmu untukMu dan mengajarkannya, serta membaca Alquran untuk Mu.”

Alloh berfirman:” Dusta Engkau, tetapi engkau belajar ilmu agar mendapat gelar alim, membaca Alquran agar mendapat gelar qari, dan engkau sdh menikmatinya di dunia:”, kemudian diperintahkan kepada Malaikat untuk mencampakannya ke dalam api neraka.

3. Orang ketiga dihadapkan kepada Alloh adalah yang diluaskan rejekinya dan diberi oleh Alloh berbagai kekayaan. Maka diberitakan kepadanya tentang nikmat yang telah diberikan oleh Alloh kepadanya, dan ia mengakuinya. Lalu ditanya:” Apakah amalanmu di dalamnya?”

Jawabnya :”Tiada suatu jalan pun yang Engkau perintahkan mendermakan harta di dalamnya, melainkan telah saya dermakan harta di dalamnya untukMu.”

Alloh berfirman:” Dusta Engkau, tetapi engkau mendermakan harta itu agar disebut Dermawan, dan telah dikenal demikian di dunia.”, maka Alloh kemtuudian memerintahkan Malaikat untuk melempar orang itu kedalam neraka.

Seseorang datang bertanya kpd Rasulullah:” Apakah yangmenjadi penyelamat kelak (di hari kiamat) ya Rasululloh.? Jawab Rasululloh:” Jangan menipu atau mempermainkan Alloh.”

Tanyanya lagi:” Apa maksudnya menipu dan mempermainkan Alloh?” Jawab Rasululloh:”Mengerjakan perintah Alloh dan ajaran Rasululloh bukan bertujuan untuk mendapat ridho Alloh, tapi untuk mencapai kepentingan 2 kpd orang lain. Karena itu berhati-hatilah kamu kepada Riya, karena riya berarti Syirik tehadap Alloh. Orang Riya itu pada hari kiamat kelak akan dipanggil di muka umum dengan nama yaitu Hai Kafir, Hai orang yg durhaka, Hai orang merugi, sia2 saja amalanmu selama di dunia dan batal (hilang) sudah pahalamu.”

Adi, takut juga ya membaca Hikmah Kehidupan ini.? Hikmah ini kok makin mengingatkan mimpi seram dulu saat masa-masa SMP. Di saat tidur siang di bulan Ramadhan setelah lelah bermain, sholat dan membaca Alquran, ada orang berkata dalam mimpi:” sok beribadah, beriman, sholat, baca Alquran, kelak kamu akan masuk Neraka.” Terbangun dan takut dengan kata-kata itu, lalu menangis sejadi-jadinya. Untung pada saat itu orang tua (Ibu) datang dari kantornya, yang menenangkan hati agar tetap tenang, sabar dan terus beribadah dengan baik.

Mimpi ini terus terniang di telinga dan kalbu sampai saat ini dan tidak akan pernah hilang dari ingatan. Mimpi ini membuatku pasrah dengan takdir Alloh, berusaha melakukan terbaik untuk mendapatkan nilai terbaik dihadapan Alloh (Ridho Alloh), selalu berhati-hati dalam menjalani kehidupan ini, berusaha mencari dan merapat ke sahabat – sahabat yang bisa memotivasi kehidupan kini dan nanti.

Demikian sekilas renunganku Adi Prayitno, disarankan segera buka dan buang seluruh Topeng-topeng mu, janganlah menjadi penipu agama Alloh, tetaplah beribadah semata untuk menggapai Ridho Alloh. Tidak lupa ucapkan terima kasih banyak kepada seluruh sahabat / saudara muslim sejak SMP, SMA, kuliah di IPB, kuliah di UI, dan sahabat / saudara ku kini yang telah dengan ikhlas menemani dan mengantarkan kehidupan penuh keindahan kini dan nanti. Insya Alloh.

Jumat, 15 Mei 2009

Silaturahmi untuk Menggapai Sukses Bersama Dalam Berkarya (Nilai Persahabatan)

Hai Adi Prayitno http://arrahmandistro.blogspot.com/ , mau baca cerita persahabatanku, simaklah:


Dia sahabatku. Itu yang aku rasakan sebagai Umat Manusia di Permukaan Bumi dalam menggapai sukses Bersama Berkarya di bidang kami masing-masing. Mungkin bukan sekedar sahabat biasa, bagiku Dia sudah saya anggap seperti saudara setelah beberapa kali pertemuan.

Terus terang Aku orang yang sulit sekali untuk bersahabat, bagi saya rekan-rekan di bangku kuliah di UI beberapa tahun lalu merupakan teman biasa tempat bertukar pikiran mengenai bidang ilmu yang kami pelajari. Sebagai Teman biasalah kami berkenalan dengan teman disebelah bangku sebelum mata pelajaran di mulai, memperkenalkan nama dan latar belakang. Saya memperkenalkan diri sebagai lulusan IPB dengan istri dan satu putra, sedangkan rekan memperkenalkan diri sebagai lulusan dokter gigi UI dengan istri dan satu putra. Awalnya kami biasa saja seperti rekan lainnya setelah berkenalan cuek, memang itu sikap dasarku yang sangat curiga dengan teman baru yang belum dikenal baik.

Saya pikir sikap dasarku itu baik untuk kehati-hatian jalan hidupku. Setiap kali masuk kelas pelajaran yang sama kita selalu bertemu, karena sudah berteman saya memperhatikan dia setiap adzan magrib walaupun mata pelajaran belum selesai selalu keluar untuk sholat. Kebiasaanya ini yang membuat saya kagum, dan yakin pasti anak muda ini orang sholeh yang perilaku dan imannya baik. Akhirnya kita sering sholat magrib dan Isya bareng , berdiskusi dan saling bertanyajawab sebelum pelajaran dimulai.

Persahabatan kami semakin erat, sehingga saya sudah yakin dengan perilakunya / tutur katanya yang sopan, beribadahnya rajin, sehingga dihati saya merasa sahabat saya yang satu ini bukan sahabat biasa, tetapi saya menganggapnya sebagai saudara, mungkin saya menganggapnya sebagai Adik, kebetulan sudah saya ceritakan kepadanya bahwa saya memiliki Adik yang juga lulusan dokter Umum UI. Itu hanya perasaan saya saja looo yaaa, saya tidak tahu bagaimana perasaan sahabat saya itu kepada saya.

Untuk mempererat persahabatan (silaturahmi), saya sempat mengunjungi rumahnya di Pondok Kopi yang kebetulan hanya berjarak beberapa kilo meter dari rumah saya , begitu pula sebaliknya sahabat dan istri beserta putranyapun bersilaturahmi ke kediaman saya yang sederhana di Duren Sawit. Silaturahmi ini makin mempererat persahabatan kami satu sama lainnya.

Sejak selesai kuliah, kami memang tidak pernah ketemu. Jalinan silaturahmi tetap terjalin dengan menelpon satu sama lainnya, sehingga perkembangan perjalanan hidup kami dapat diketahui . Suatu kali saya menelpon sahabat ini, dia bercerita bahwa putranya yang gagah dan ganteng sedang sakit, yang mengagetkan ternyata mengalami kelumpuhan. Astafirullah berita ini sangat menyakitkan bagiku, pastinya saudaraku menderita dengan keadaan ini. Beberapa bulan kemudian saya mendapat kabar kalau keponakanku itu meninggal dunia karena kangker stadium 4. Innalilahiwainalilahiroziun, ya Alloh begitu cepat Kau panggil anak kecil itu menghadapMu, kami tidak tahu apa rahasiaMu dibalik ini semua, yang pasti kami berharap kelak anak ini akan diketemukan kembali kepada orang tuanya di Surga. Dengan keimanan orang tuanya , saya yakin kami kelak akan ketemu dengannya di Surga. Amin ya Robbal Alamin.

Mendengar berita itu, Saya sempatkan melayat kerumahnya yang baru di bilangan Tebet, tapi tidak lama, karena harus terus berkarya di dunia kerja yang merupakan ladang ibadahku untuk anak istri dan saudara. Peristiwa itu terjadi di tahun 2002.

7(tujuh) tahun telah berlalu sepertinya baru kemarin kita berpisah, tapi perasaan persaudaraan kami sudah semakin erat sehingga seolah tidak ada jarak lagi antara kita.

Selesai mengikuti Workshop sukses Mulia Pak Jamil Azzaini, saya menelponnya, menceritakan isi workshopnya, dan selanjutnya kita janjian bertemu untuk silaturahmi dan makan siang bersama. Sebenarnya ide untuk makan siang bersama ini sudah terkonseps sejak lama, tapi belum sempat diutarakan. Kebetulan sahabat ada waktu di hari kamis (7-5-09) after meeting di Astra, kalau saya sih free lah kapan saja di kontek Insya Allah ada waktu. Ya sudah kita janjian ketemu di Istiqlal. Inilah salah satu tempat Favoritku untuk janjian dengan sahabat-sahabat. Kalau orang lain mungkin mereka langsung janjian di restaurant ini atau itu, kalau saya biasakan janjian di Mesjid Istiqlal ini.

Hari kamis saya telpon dari kantor, jadikah kita ke Istiqlal ? dan dijawabnya meeting sudah selesai , on the way ke Istiqlal. Saya langsung menuju Istiqlal, kebetulan hampir sholat Zhuhur, saya wudhu dan menuju lokasi sholat di lantai 2 Mesjid

Selesai sholat sunnah, sahabat saya datang menyalami, wah sekarang dia sudah gagah, badannya berisi, dan tampaknya sudah lebih sukses meniti karir (Gumamku dalam hati). Qomat terdengar, kita pun sholat berjamaah, dilanjutkan dengan sholat sunnah 2 rakaat.

Laksana dua orang sahabat yang sudah lama tidak bertemu, kamipun bersalaman, berrangkulan, dan menuju kendaraan yang mengantarkan kami ke Rumah Makan Ayam Penyet. Kenapa makan disini, karena nama restaurantnya yang lucu “Ayam penyet”, jadi penasaran ingin mencobanya. Tidak ada kalimat-kalimat penting yang dibicarakan dalam makan siang silaturahmi ini, tidak bicarakan masalah bisnis, kita hanya pure silaturahmi yang membicarakan perkembangan keluarga kita masing-masing.

Alhamdulillah, sahabat tahun ini akan mendapat beasiswa untuk belajar di Malaysia.Saya doakan Insya Allah ini akan benar-benar terjadi, dan saya yakin sahabat dapat menjalaninya dengan cepat karena sahabatku ini memiliki daya pikir yang luar biasa, ini dibuktikan dengan predikat cum laude dari UI, sedangkan saya hanya mendapatkan predikat Sangat Memuaskan.

Selesai makan saya antar sahabat menuju kendaraanya yang diparkir di halaman Mesjid Istiqlal, sebelum berpisah saya salami dan peluk dia, dengan bisikan jaga silaturahmi dan persaudaraan kita dengan baik.

Itulah sekelumit kisah pertemuan dua sahabat, semoga Usaha kita menggapai sukses Bersama dalam berkarya di bidang usaha kita masing-masing dapat segera tercapai. Serahkan saja usaha kita kepada Allah, Dia yang tahu yang terbaik bagi kita. Apapun hasil kelak terserah, yang penting persahabatan kita tetap ada.

Saya ucapkan juga semangat sukses dan tetap jaga silaturahmi kita buat :
- Sahabatku di Jatibening Bekasi yang telah berhasil menjadi Pimpinan Bank Swasta Nasional, posisi itu patut bagi anda atas kesholehan, doa, dan kemampuan manajerial.
- Sahabatku di IPB, semoga gelar Profesornya segera di dapat dan menjadi salah satu pemilik gelar professor termuda di Indonesia.
- Sahabatku di Bandung, saya benar-benar tidak sangka kalau anda itu anak salah satu pejabat terbaik negeri ini. Tetaplah rendah hati.
- Sahabatku di Bekasi, pemilik beberapa Warnet, saya doakan semoga cobaan yang menimpamu saat ini dapat segera teratasi. Amin.

Inilah nilai persahabatanku yang didasarkan nilai-nilai keagamaan, bagaimana nilai persahabatanmu Adi Prayitno http://arrahmandistro.blogspot.com/ , or http://arrahmandistro.com/ ?

Kamis, 14 Mei 2009

Hidup Mu adalah Pilihan Mu, Pilihlah cita-citamu, ambil keputusan dan berinvestasilah, sukses menanti.

Hi Adiprayitno http://arrahmandistro.blogspot.com/ , Sahabat baikku !

Sudah beberapa waktu saya tidak meng-inspirasikan Anda..Pada kali ini saya ingin men-sharingkan artikel: Hidup Mu adalah Pilihan Mu, Pilihlah Cita-Cita Mu, Ambilah Keputusan dan Berinvestasilah.

Tema ini hasil diskusi dengan Bu Evi, ..beliau bilang, bahwa Hidup adalah Pilihan, Pilihan untuk memilih A atau B, memilih Keputusan 1 atau Keputusan 2, dan dari sekian banyak keputusan itu, hasil-hasilnya membentuk kehidupan kita saat ini..

Ada satu cerita sangat menarik dari Bu Evi ini, Beliau bilang, walaupun ia wanita, dan belum berkeluarga, pada umur 26 tahun, ia berhasil membeli 1 Rumah Pribadi..

Wow.. Bagaimana bisa?? Saya tanya kepadanya..

Lalu ia menjawab: Ya, tadinya saya pikir saya tidak bisa, akhirnya saya tekadkan niat saya, saya lakukan Law of Attraction dan Law of Actions, dan akhirnya saya memiliki rumah tersebut umur 26 tahun..

Untuk Anda yang belum tahu, Law of Attraction adalah suatu hukum alam, dimana kita selalu meng-attrack/ menarik hal-hal baik negatif ataupun positif, baik- baik atau buruk, baik berkat atau kutuk, ke dalam diri kita..Law of Attraction/ LOA ini diaktifkan oleh kesungguhan kita, bahwa kita menarik segala hal dengan pikiran kita dengan impian-impian/ dream kita, kita bayangkan dengan jelas kita mau jadi seperti apa 5 atau 10 tahun lagi..bila kita mau punya rumah, kita bayangkan ada berapa kamar, ada berapa tingkat, bagaimana pekarangannya, di lingkungan seperti apa rumah itu, bagaimana tetangga-tetangga nya,bagaimana rasa angin semilir di rumah itu..

Intinya kita bayangkan bahwa kita sudah punya rumah itu dan benar-benar sudah berada di rumah itu..mengapa kita harus membayangkan dream kita? karena sebenarnya otak kita adalah komputer yang sangat canggih, dan ia tidak mengetahui apakah suatu kejadian terjadi di alam nyata atau tidak. makanya suatu ketika, ketika kita bermimpi saat tidur, dan ketika bangun masih merasakan mimpi itu.

itu adalah kerja otak kita. nah, mengapa kita harus membayangkan?
karena ketika kita membayangkan dengan sungguh-sungguh seakan-akan kita sudah punya rumah tsb, maka otak kita akan bekerja secara otomatis untukmemecahkan masalah: bagaimana cara membelinya..namun tentu saja, ketika kita mulai membayangkan / visualisasi, jangan sampai kita bilang kepada diri kita: wah saya tidak mampu, saya tidak bisa..

saran saya, ganti lah statement itu dengan: bagaimana agar saya mampu membelinya..
, tentu saja LOA ini hanya suatu hukum alam, dan terjadi/ tidaknya ditentukan oleh Pencipta kita, maka dari itu LOA ini juga berhubungan dengan iman kita kepada Pencipta kita, sesuai agama dan kepercayaan masing-masing.

Tapi, sebagus-bangusnya LOA, ketika banyak orang yang mengaplikasikannya, kebanyakan orang menjadi *gila* ?? ya benar, jadi gila.. saya sempat sharing dengan seorang Master Trainer bahwa ia menemukan banyak orang yang jadi gila karena tidak tahu bagaimana mengaplikasikan ilmu LOA ini..

Anthony Robbins, Pelatih Sukses No. 1 Dunia juga mengatakan demikian.

Mengapa? karena kita butuh yang namanya Law of Actions.. kita boleh visualisasi, kita boleh bermimpi dengan sangat jelas, namun tidak cukup hanya disitu saja.. kita harus Actions.. !

ya kita harus action, mempraktekkan dan memilih jalan-jalan hidup kita, tentunya dengan bimbingan Pencipta kita..karena sebenarnya, yang tahu dimana Tambang Emasnya, adalah Pencipta kita, karena Ia yang menciptakan bumi ini dan menciptakan kita, jadi so pasti Ia yang lebih tahu daripada kita..

Jadi Tanyalah kepadaNya bagaimana Cara unttk ke "Tambang Emas" kita itu..

Kembali ke topik, bahwa Hidup adalah Pilihan..Mungkin Anda pernah bermain Monopoli sewaktu kecil dulu??

(note: bila ingin yg tingkat lanjut, bermainlah "Cashflow Games" buatan Robert Kiyosaki, dalam bentuk board-nya, maupun dalam bentuk program komputer.. bisa didapat di toko2 komputer).

Tentang monopoli, Beberapa minggu terakhir ini saya pun bermain monopoli lagi, dan itu pun diajak oleh Anak saya, : (btw, sangat penting utk mengajarkan konsep uang & investasi kepada anak kita). Di monopoli yang versi "Princess" itu, ada kotak Start/ Go, ada kotak Lunch, ada kotak2 dimana kita bisa belirumah/hotel, ada kotak utk mengambil kartu "Kesempatan", ada kotak dimana kita dapat hukuman juga..tentu Anda ingat kotak2 di monopoli kan..? :) betapa mengasyikkan bermain monopoli.. :).

Nah, suatu kali ketika ia melewati Kotak Start/Go, ia mendapat $2, dan betapa senangnya ia, hehehehe.. tawanya keras..dan ketika ia melempar dadu kembali, akhirnya ia lewat Kotak "Mushu" dimana ia bisa beli rumah dengan harga $1,akhirnya ia beli dan heppii.. dan saya bilang: Good, You beli rumah, itu namanya investasi.."

lalu akhirnya, giliran saya yang jalan, dan akhirnya tanpa sengaja jumlah dadu saya menunjukkan saya harus ke "Mushu" itu..wah.. dia tertawa terbahak-bahak.. "Wah.. I dapet duit ya... !" Teriaknya... "hehehee.. asik asik.." katanya dan saya bilang "Wah You udah BEP dong, udah Balik Modal dong..

tadi kan you keluar $1, sekarang you dapet $1 lagi..nanti klo I ke kotak itu lagi, you dapet $1 lagi.. terus-terusan..

Di kesempatan lain, ketika ia sudah beli rumah di satu kotak, dan akhirnya saya ke kotak tersebut karena lemparan dadu saya,ia tertawa.. "Wah, I udah Balik Modal nih... bisa investasi lagi.. bisa beli rumah yang lain lagi..."Ada satu kali, ketika ia menuju ke satu kotak dan ia sebenarnya bisa beli rumah.. ternyata ia tidak membelinya..saya tanya: "Kenapa you nggak beli rumah??"ia jawab: "Nggak ah.., mau pegang duit-nya aja.."saya bilang "you kan ada duit.. you harus investasi.. supaya bisa dapet banyak duit"Akhirnya dadu saya mengharuskan saya utk kekotak yang seharusnya ia beli rumah tadi, dan akhirnya ia menyesal, kenapa ya tadi nggak beli.. :

(Nah, sahabatku..Hidup adalah Pilihan, maka pilihlah dan ambillah keputusan-keputusan dengan benar, tentu dengan pertimbangan yang matang dan bijak..Banyak orang yang belum menjadi kaya dan sukses saat ini, karena mereka tidak bijak dalam ber-investasi..

Dan kalau kita berbicara tentang Investasi, kita bisa Investasi dalam Emas, Properti, Rumah, Ruko, Saham, dan Deposito/ Tabungan..namun yang paling penting dari pada itu semua, kita harus ber-investasi kepada diri kita terlebih dahulu,karena dengan berinvestasi pada diri kita dulu, kita bisa mendapatkan uang & tidak kehilangan uang dalam Investasi2 fisik..

Dalam wujud apa sih, investasi pada diri kita? ya, dalam wujud pemikiran-pemikiran dan cara kerja, yaitu dengan Pendidikan..Anda bisa memperhatikan bahwa dengan berinvestasi dalam bidang Pendidikan, hidup kita menjadi lebih sukses..Ambil contoh, Malaysia dengan Indonesia sekitar 20 tahun lalu..Dulu, 20 tahun lalu, Malaysia nggak ada apa-apanya dengan Indonesia,
Indonesia jauh lebih unggul dibanding Malaysia..tapi kemudian Malaysia tau bahwa Investasi di bidang Pendidikan-lah yang menjadikan suatu negara menjadi Unggul..maka, di-doronglah para mahasiswa malaysia agar berguru di Universitas dan kampus-kampus di Indonesia spt UI, Gunadharma, padjajaran,undip, dll..juga dilakukan "import" Guru2 Indonesia ke malaysia utk mengajar di malaysia..

akhirnya.. setelah 20 tahun ternyata strategi itu berhasil.. malaysia bisa menjadi seperti sekarang karena Pendidikan..jauh.. melebihi Indonesia..

Satu contoh lagi, biasanya orang bilang bahwa Tidak diperlukan pendidikan tinggi utk menjadi kaya..saya jawab: memang.. tapi kebanyakan orang yang sudah sukses dan menjadi kaya, akhirnya married dan punya anak, maka anak nya itu di-sekolah-kan di sekolah/kampus yg bagus di luar negeri..akhirnya, setelah anaknya jadi Pintar dan Cerdas, baik dalam IQ maupun EQ, anak nya pun bisa jadi lebih kaya daripada ortu-nya..

so, berinvestasilah dalam Pendidikan terlebih dahulu, lalu berinvestasi di aset-aset fisik seperti properti, saham, bisnis, emas, dll.

Bagaimana cara berinvestasi di Pendidikan? mungkin anda bertanya..Pendidikan itu ada 2 kategori: formal dan informal.. Kalau kategori formal, biasanya berwujud di sekolah/ universitas., kalau di kategori informal, yg bahasa kerennya "Street Smart" adalah pendidikan yang berdasarkan pengalaman hidup orang dan bersifat praktis & bisa langsung dipraktekkan dalam hidup kita..

Nah, banyak-banyak lah untuk berinvestasi di bidang pendidikan yang informal / "Street Smart" ini bentuknya? ya dengan baca banyak buku di toko2 buku, ikut seminar, dan workshop, bertanya kepada pakarnya, diskusi dengan Orang yang sudah melewati jalannya..agar kita mempercepat waktu utk sukses..

So, Bagaimana dengan Anda?Apa Cita-cita Anda? Hidup adalah Pilihan, Pilihlah Cita-cita Anda, dan ambillah keputusan2 dan Investasi yang mem-pertebal dompet Anda.. :)

Demikian Sharing saya pada kesempatan kali ini.. Sukses menyertai anda Adi Prayitno http://arrahmandistro.blogspot.com/

Kamis, 05 Maret 2009

TUJUAN, STRATEGI, ACTION YANG AKAN MENGUBAH HIDUP ANDA (3)

Hi Adiprayitno (http://arrahmandistro.blogspot.com/ , http://arrahmandistro.com/ ) !
Senang berjumpa dengan Anda lagi.. !

3. Action
ada pepatah "Action is Power", Action adalah segalanya..
Ya, karena kalau kita banyak ilmu tapi tidak di-praktekkan, akan sama saja dengan tidak banyak ilmu, karena ilmu itu baru ada hasilnya ketika dipraktekkan.

Bila menyangkut suatu skill, misalkan skill penjualan atau leadership, Action ini harus kita ulang-ulang, sehingga itu menjadi Habit/ Kebiasaan. Ada kutipan dari Anthony Robbins (-Pelatih Sukses No. 1 di Dunia-) bahwa Action yang kita lakukan selama 10 hari berturut-turut, akan membentuk menjadi Kebiasaan, sehingga ketika melakukan hal itu lagi di masa yang akan datang, hal itu akan menjadi otomatis karena sudah dibawah sadar/unconsious.

setelah Anda melakukan Action sehingga menjadi Habit, baru Anda mendapatkan hasilnya/ Result.
Jadi, kesimpulannya adalah Tujuan -> Strategi -> Action

btw, ketika kita merencanakan atau melakukan suatu strategi, outcome/hasilnya apa? Ya, ada yang sukses dan ada yang gagal..
Kunci kesuksesan adalah disini..

Sering kali, banyak orang ketika ia mendapatkan kegagalan, lalu ia lakukan strategi itu lagi ternyata gagal lagi, dan ia lakukan berulang-ulang seperti itu terus dan gagal lagi.. ternyata ia menjadi mundur teratur.. tidak semangat lagi..
ia berpikir: ah malas ah.. hasilnya seperti itu lagi, seperti itu lagi..ia menjadi de-motivasi, menjadi down, menjadi patah semangat, menjadi sakit hati karena kegagalan2 itu..

well, seperti kata Albert Einstein: "Hanya orang gila yang melakukan strategi tertentu secara terus-menerus, tetapi mengharapkan hasil yang berbeda".
artinya apa? ya, kalau kita mau hasil berbeda, hasil yang meningkat, kita harus bersedia ubah strategi dan melakukannya lagi. Strategi-nya itu harus fleksibel mengikuti situasi kondisi sehingga tujuan tercapai (tentunya berdasarkan norma2 yang ada).
sebagai contoh, bila kita ingin penjualan banyak atau ingin menjadi milyarder dan ternyata tidak berhasil, maka kita sewajarnya ubah strategi kita, ubah pendekatan kita sehingga tujuan kita tercapai. Memang akan banyak sekali "Ubah Strategi dan melakukannya lagi", namun ini bagian dari proses, karena Menjadi Milyarder bukanlah tujuannya yang harus kita perhatikan, namun prosesnya, karena walaupun misalkan (amit-amit ya :) ), kita kehilangan uang ketika menjadi milyarder, maka kita bisa menjadi milyarder lagi karena kita sudah tahu proses-nya dan tinggal melakukannya sekali lagi..

Karena banyak sekali "Ubah Strategi dan melakukannya lagi", mungkin anda yang bertanya:"apa tidak capek? apa tidak lelah trial & error spt itu terus? ada gak sih cara yang tercepat?" jawabannya: ada.

Ada cara tercepat yaitu dengan belajar dari pengalaman orang lain yang sudah sukses mencapai tujuan kita. belajarnya bisa dari buku seperti buku2 otobiografi, baca sejarah orang sukses, dengar Audio CD, dan ikut seminar/training/workshop..
That's the quickest and the cheapest path..

Orang sukses selalu mengganti kata "gagal" dengan kata "belajar" atau "feedback"misalkan Anda bilang: "saya gagal", maka orang sukses selalu mengganti-nya dengan "Saya belajar", "Saya mendapatkan feedback/umpan balik".
Ya, inilah rahasianya.. sebenarnya memang kita mendapatkan umpan balik dan kita harus belajar dari hal itu..

Ada cerita bahwa Thomas Alfa Edison sebelum menemukan Bola Lampu, ia gagal 9.999 (sembilan ribu sembilan ratus sembilan puluh sembilan kali), dan oleh wartawan waktu itu, ditulis dalam headline korannya BESAR BESAR:
"Thomas Alfa Edison telah Gagal 9.999 kali"..lalu hari itu juga, si Thomas langsung Complain dengan wartawan tersebut. Ia bilang: "No... ! jangan bilang 'saya Gagal 9.999 kali', tapi 'Saya menemukan 9.999 cara yang tidak bisa untuk buat bola lampu' "
keren kan jawaban si Thomas.. ? :)
Banyak orang menganggap suatu hal adalah mustahil, hanya karena ia belum pernah menemukan "standar" atau orang yang sudah pernah melakukannya..

Ada satu cerita yang menarik, dan ini adalah kisah nyata..
dulu, dikatakan bahwa "tidak ada orang yang bisa berlari 1 mil dibawah 4 menit"..akhirnya banyak orang percaya hal itu bahkan para dokter dan ilmuwan mempercayai-nya berdasarkan riset, dan hasilnya: tidak ada yang bisa melakukannya.. semua orang yang berlari 1 mil, hasilnya ada yang 4 menit 1,3 detik, ada yang 4 menit 28 detik, ada yang 4 menit 6 detik dan pasti > 4menit..
akhirnya, ada satu anak muda yang agak-agak ngeyel bernama Roger Bannister dari Inggris, yang berkata: "ah masa sih ?? saya mau mencobanya, saya mau melakukannya, saya pasti berhasil.. !"akhirnya ia mencoba juga.. dan seperti kebanyakan strategi, ia pun banyak mendapatkan "feedback"/ bahan pelajaran.. setelah berlatih beberapa jam dalam sehari selama bertahun-tahun, setelah ia mengubah-ubah strateginya..
akhirnya ia berhasil memecahkan rekor berlari 1 mil dengan 3 menit 59,4 detik.. !yang menarik adalah ini.. setelah ia memecahkan rekor tersebut pada tahun 1954,ternyata dalam 1-2 bulan kemudian, ada orang yang berhasil memecahkan rekor si Roger,dan dalam tahun yg sama, ada sekitar 37 orang yang berhasil berlari 1 mil kurang dari 4 menit,bahkan dalam 1 tahun kemudian, ada 300 orang yang berhasil berlari kurang dari 4 menit.. !Wow.. !Apa yang kita bisa pelajari dari hal ini? Hanya karena belum ada orang yang pernah melakukannya, bukan berarti hal tersebut mustahil.. Hanya karena belum ada "standar"nya, bukan berarti hal itu tidak bisa dilakukan..

Sukses adalah "standar" bagi semua orang, sama halnya dengan "berjalan" adalah standard bagi semua orang, maka seorang balita harus bisa berdiri dan berjalan, bahkan berlari karena orang lainpun bisa berdiri, berjalan, dan berlari..

Maka sadarilah bahwa menjadi Milyarder, menjadi Penjual Ulung, menjadi Pebisnis sejati, menjadi Orang Hebat adalah suatu "Standar" di kehidupan kita, karena telah banyak orang yang telah menjadi milyarder, menjadi penjual ulung, menjadi pebisnis sukses, dan menjadi orang hebat.. ! Mereka bisa, kita pun pasti BISA!

Caranya? Temukan Strategi yang jitu, yang proven/terbukti, yang telah membuat mereka mencapai tujuannya,dan ATM-kan hal itu..
Apakah semua orang bisa sukses? Ya, semua orang bisa sukses..kok bisa? ya, karena semua orang punya satu perangkat yang sangat canggih, melebihi kecanggihan komputer Anda..
Ya, perangkat tsb adalah Otak Anda..

Ada satu cerita tentang 2 orang, si A dan si B yang mempunyai komputer dengan merek dan spesifikasi yang sama baik prosessornya, memorinya, kartu grafis-nya, dan semua perangkatnya identik..nah, si A ini, di komputernya bisa menggambar, bisa menghitung, bisa buat surat, bisa kirim2 email, bisa internet-an,dll
tapi di komputer nya si B, hanya bisa main game.. berbagai macam game ada di komputer si B.. dan si B selalu main game tiap hari.. alkisah, hal itu sudah berjalan selama 30 tahun..lalu tiba2 si B ke rumah nya si A, dan melihat komputernya si A..
si B heran dan berkata kepada A : "Kok komputer kamu bisa menggambar ya, komputer saya kok tidak bisa?
kok bisa buka internet ya, kok komputer saya tidak bisa? padahal komputer kita merek & spesifikasinya kan sama.. ? "
Dengan enteng-nya si A bilang: "ya terang aja, kan untuk menggambar, saya install program menggambar, untuk internet-an ada programnya, untuk buat kalkulasi ada programnya juga.. pokoknya tinggal install saja.."

Nah sahabatku, untuk menjadi sukses, yang kita lakukan hanya perlu meng-"install" atau me-masang programnya saja, kalau kita butuh ketrampilan menjual yg lebih baik, ya kita tinggal me-masang programnya saja..
bila ingin lebih sukses lagi, ya jadilah komunikator yang unggul dan pasang program-nya..seperti di film Matrix Revolution, ketika Keanu Reeves (sang "Neo") ingin bertempur melawan musuh-musuhnya, ia hanya perlu bilang ke "Kapal" bahwa ia perlu senjata yang banyak (yang berarti meng-install program), dan akhirnya di-depan-nya ada banyak senjata..begitu pula ketika sang cewek yang bernama Trinity tidak bisa mengendarai helikopter, tapi HARUS bisa..,maka ia bilang kepada "kapal" bahwa ia harus bisa menerbangkan helikopter, dan dalam seketika ia bisa menerbangkannya, dengan menginstall program dari kapal.. Namun sayangnya, saat ini belum ada teknologi utk mem-program otak secara langsung seperti film Matrix tersebut ataupun seperti menginstall program komputer lewat CD.. :). Kalau sudah ada, wah pasti laris manis tuh.., pencipta-nya pasti kaya :).

Tapi, untungnya, kita memiliki otak yang sama seperti orang2 yang sudah sukses..Otak kita ini sangat canggih, lebih canggih daripada komputer kita karena ada penelitian bahwa otak kita ini jumlah selnya adalah 10 milyaran sel, dimana setiap sel adalah satu komputer..yang berarti otak kita mengandung 10 milyaran komputer..jadi, kita bisa belajar dari orang2 sukses tersebut, berteman & ber-diskusi dengannya, membeli buku2nya,belajar dari training nya yang berupa seminar2 ataupun workshop2..

Jadi, lakukan Tujuan -> Strategi -> Action..dan Sukses Menanti Anda.. Adi Prayitno!Ok, demikian artikel pencerahan kali ini..Saya berdoa agar Anda Adi Prayitno http://arrahmandistro.blogspot.com/, http://arrahmandistro.com/ bisa mencapai Tujuan2nya dengan cepat. Amin.

Selasa, 03 Maret 2009

TUJUAN, STRATEGI, ACTION YANG AKAN MENGUBAH HIDUP ANDA (2)

Hi Adi Prayitno ( http://arrahmandistro.blogspot.com/ , http://arrahmandistro.com/ ) !
Senang berjumpa dengan Anda lagi.. !

2. Rencanakan Strategi
Yang kedua adalah Strategi, yang berarti rencanakan bagaimana cara Anda untuk mencapai hal itu, karena ada pepatah: "Everyone who fail to plan, plan to fail"/"Setiap orang yang gagal merencanakan, merencanakan utk gagal"

namun sebelum Anda bisa merencanakannya, gunakan ilmu "sudah" dan "visualisasi"ilmu "sudah", berarti Anda berdoa dan mengamini bahwa saat ini Anda "sudah" mendapatkan penghasilan itu. ilmu "sudah" ini berarti Anda menjadi "Be" dulu, lalu Do, lalu Have.. (prinsip 4 milyarder)ilmu "visualisasi" berarti anda memvisualkan/ membayangkan, Anda merasakan.., dan mendengar bahwa Anda sudah mencapai Tujuan Anda, terlepas dari kondisi saat ini.

Bila dihubungkan dengan bidang kerohanian, ilmu "sudah" dan "visualisasi" ini bernama Iman. Iman bahwa Pencipta kita menginginkan kita untuk sukses dan sudah tersedia jalannya dengan bimbingan-Nya.

Btw, dari pengalaman saya dan saya yakin pengalaman Anda mengatakan hal yang sama, bahwa kita bisa banyak berusaha, namun tetap Tuhan jua yang menentukan.. (Dan satu hal yang pasti, IA mau agar kita-kita ini bisa sukses..)

Singkat cerita, Saya dan Tim pernah merencanakan banyak project A, B, C, namun satu pun tidak sukses, dan yang tidak disangka-sangka, project D,E,F yang tidak terpikirkan dan tidak diperhitungkan, ternyata itu yang sukses. Jadi untuk menjadi milyarder, untuk menjadi sukses dalam bidang kita masing2, kita juga harus berdoa dan berusaha, dan berkeyakinan bahwa hal-hal yang kita lakukan adalah untuk kepentingan orang banyak, karena ada pernyataan dari Bob Proctor bahwa "Bila Anda ingin mendapatkan banyak uang, pikirkanlah orang lain dan kebutuhan-kebutuhannya".

Back to the topic, kita harus memikirkan Strategi/ Rencana bagaimana cara untuk mencapai hal itu. Bila Anda agak kesulitan untuk memikirkan strategi ini, lakukan saja "ATM" yaitu Amati, Tiru, Modifikasi.

Amati, berarti anda mengamati orang yang sudah mencapai Tujuan Anda: apa strateginya, apa yang sudah ia lakukan, dll, dan Anda harus sering2 mengamati dan bertanya dalam pikiran Anda. misalnya: mengapa toko A lebih ramai pengunjungnya dari toko B? atau, mengapa ia bisa mendapatkan ratusan juta/bulan? bagaimana cara ia melakukannya? nah, Anda amati sebaik-baiknya dan sedetil-detilnya.

Tiru, berarti Anda meniru apa yang sudah dilakukan orang tersebut, dan orang tersebut menjadi Role Model Anda.
Pernahkah Anda memperhatikan anak kecil yang meng-idola-kan seseorang, misalnya Michael Jordan, Pemain Basket Amerika, maka ia meniru habis-habisan gaya Michael Jordan tersebut, dari suaranya, caranya berjalan, cara melempar bola, cara membawa bola, dll.. nah, anda juga harus melakukan ini, yaitu me-role model orang lain yang sudah sukses meraih tujuan seperti Tujuan Anda.

Modifikasi, berarti Anda memperbaiki/merubah apa yang anda lihat bisa ditingkatkan/ dibedakan. Memang tidak mudah untuk melakukan ATM ini, dan kita harus tahu sedetil-detilnya, karena ada pepatah "The Devil is in the detail". Detail sekecil apapun yang ia lakukan namun kita miss/terlewati, maka hasilnya pasti bumi dan langit.

Lalu Anda lihat juga skill/ ketrampilan apa yang ia punya sehingga ia bisa meraih Goalnya. Bila anda melihat bahwa untuk meraih goal Anda, diperlukan skill untuk manajerial/ leadership, maka belajarlah Leadership dan manajerial.

bila Anda melihat bahwa penjualannya Naik sedangkan penjualan Anda stagnan atau bahkan turun, belilah buku2 dan ikutilah seminar/workshop supaya ilmu penjualan Anda meningkat. Bila Anda merasa bahwa ia (role model Anda) bisa sukses karena cara ber-komunikasi-nya dan Public Speakingnya bagus, maka belajarlah Ilmu2 komunikasi dan belajarlah Persuasive Public Speaking.. Memang tidak mudah untuk melakukan ATM ini, karena banyak orang yang menyembunyikan strateginya,karena memang merupakan "Rahasia Perusahaan"..
oleh karena itu, apabila ada orang yang bersedia untuk menjual "Rahasia Perusahaan" nya, sebaiknya Anda beli.. karena itu menguntungkan Anda.. mempertebal dompet Anda.

Dalam bentuk apa "Rahasia Perusahaan" itu dijual oleh orang2 yang sudah sukses? Dalam bentuk buku, dalam bentuk CD (Audio CD ataupun VCD), dalam bentuk seminar, dalam bentuk workshop..

mengapa demikian?

karena dalam melakukan ATM, kita banyak melakukan trial & error, dan sebagai akibatnya kita banyak habis waktu, habis tenaga, habis uang karena biaya trial & error yang banyak..karena memang untuk belajar strategi/skill tertentu, perlu waktu ber-puluh tahun dan uang yang banyak sekali, dan itu baru untuk mendevelop satu skill, belum lagi untuk men-develop skill yang lain..oleh karena itu, belilah "Rahasia Perusahaan" dalam bentuk buku2, cd2, ataupun seminar/workshop..

Sampai disini dahulu ya Adi Prayitno http://arrahmandistro.blogspot.com/, http://arrahmandistro.com/ , coba dipelajari dan renungkan semoga bermanfaat, nanti kita sambung lagi.

Minggu, 01 Maret 2009

TUJUAN, STRATEGI, ACTION YANG AKAN MENGUBAH HIDUP ANDA (1)

Hi Adi Prayitno (http://arrahmandistro.blogspot.com/ , http://arrahmandistro.com/ ) !
Senang berjumpa dengan Anda lagi.. !

Tak terasa sudah bulan maret, oleh karena itu kita harus mempercepat langkah kita untuk mencapai cita-cita kita karena sudah 3 bulan kita melangkah.

Pada kali ini, saya ingin mensharingkan satu topik, dan topik ini saya pelajari dari hasil mengikuti beberapa seminar, workshop, dan program-program..
dan Thanks God (baca Alhamdulillah), ketika sy praktekkan, pelajaran ini mengubah hidup saya..menambah pendapatan saya..

Pelajaran ini adalah yaitu:
Tujuan -> Strategi -> Action

1. Tetapkan Tujuan Anda
Banyak orang ingin sukses, banyak orang ingin kaya, banyak orang ingin menjadi milyarder, banyak orang ingin banyak menjual, namun lupa bahwa seharusnya ia menetapkan tujuan terlebih dahulu sebelum melangkah.

Pernahkah Anda pada suatu hari libur, memutuskan untuk berlibur dan bersenang-senang bersama keluarga, namun tidak tahu dengan pasti: mau pergi kemana ya?
akhirnya kita berputar-putar tanpa tujuan, tidak tahu mau kemana..
nah, sama halnya dengan itu, banyak orang ingin sukses tapi tidak tahu mau sukses seperti apa, mau kaya seperti apa, mau banyak menjual sampai berapa banyak, mau profit dari bisnis berapa rupiah/tahun, dll

Maka dari itu, saya belajar bahwa kita perlu menetapkan Tujuan kita, apapun tujuan kita masing-masing. Btw, Tujuan itu harus mencakup S.M.A.R.T
S=> Spesific
M=> Measurable
A=> Attainable
R=> Realistic
T=> Time oriented

Spesific, maksudnya kita harus spesific dan detail, mau Goal/ Tujuan seperti apa, bila menyangkut pendapatan, mau berapa rupiah per bulan.

Measurable, maksudnya adalah progressnya harus bisa diukur setiap waktu tertentu, misalkansetiap bulan.

Attainable, maksudnya Tujuan kita adalah bisa dicapai, bisa dilakukan, bisa diperoleh..

Realistic, maksudnya Tujuan kita harus masuk akal, dan tidak muluk2, dan tidak terlampau jauh melompat dari posisi kita saat ini.
misalkan saat ini, penghasilan/penjualan anda puluhan juta/bulan, maka bukan merupakan sesuatu yang muluk2 kalau Goal Anda adalah ratusan juta/ bulan, bahkan milyaran/ bulan dalam beberapa tahun mendatang.

Time Oriented, maksudnya Goal Anda mau dicapai kapan dan ada tenggat waktunya,misalkan per tanggal 31 januari 2010, saya mau penghasilan bersih saya 100 juta/bulan,

Sampai sini dulu ya Adi Prayitno http://arrahmandistro.blogspot.com/ , http://arrahmandistro.com/, silakan pelajari dan renungkan, nanti kita sambung kembali.

Sabtu, 21 Februari 2009

PEBISNIS MUSLIM TIDAK PERNAH BERANDAI-ANDAI DALAM HIDUPNYA

Assalamualaikum Wr. Wb
Hai Adi Prayitno http://arrahmandistro.blogspot.com/ dan rekan-rekan Pebisnis Muslim.

Dalam tulisan terdahulu kembali diingatkan bahwa rekan-rekan Pebisnis Muslim itu harus kuat, atau lebih kuat dari pada hari-hari sebelumnya, tidak malas, harus tetap bersemangat, rajin beramal dan bernyali sangat kuat. Ini pribadi muslim sejati, karena tidak berdaya dan malas adalah ahlak tercela bagi muslim. Rasulallah saja yang sudah sangat sempurna bagi ukuran manusia seringkali berdoa mohon lindungan Alloh SWT dari kedua ahlak tercela ini.

”Ya Alloh, aku berlindung diri kepadaMU dari tidak berdaya, malas, pengecut, pikun, dan pelit”.

Sabda Nabi Muhammad SAW : Bekerjalah terhadap apa saja yang bermanfaat bagimu, mintalah pertolongan Alloh SWT dan janganlah lemah. Jika sesuatu terjadi padamu maka jangan katakan: ”seandainya aku melakukan hal ini, pasti akan terjadi ini dan itu.” Namun katakanlah” Alloh telah menetapkan, dan apa yang Dia kehendaki, maka Dia kerjakan”.

Pebisnis muslim, memang untuk mencapai sukses, harus diawali dari suatu mimpi (cita-cita) positip, lalu dilanjutkan dengan DO (action) dengan giigih dan kuat, serahkan sepenuhnya kepada Alloh dengan terus menerus berdoa kepadaNya. Dengan action berarti kita sudah membuka pintu rejeki yang Alloh siapkan untuk kita. Alloh akan memberi rejeki sesuai dengan keinginan dan usaha kita. Jadi bila pebisnis muslim membuka satu action, berarti rejeki dari Alloh akan masuk melalui pintu rejeki ini. Jika berhasil teruslah berdoa, bukalah pintu rejeki lain dengan action 2 misalnya buka cabang atau action dibidang lainnya. Rejeki Alloh akan datang dari pintu rejeki kedua ini, dan begitu seterusnya.

Intinya Pebisnis Muslim harus gigih dan kuat, jangan ada kata Malas dari kamus kehidupan kita. Bentuk-bentuk Ketidakberdayaan dan Malas itu bisa dalam bentuk :

1. Mendengar suara Adzan tidak menjawabnya, tidur-tiduran dan mengobrol sampai waktu sholat habis.

2. Menghabiskan waktunya berjam-jam di warung-warung, dikursi-kursi tempat wisata, padahal memiliki pekerjaan yang harus dituntaskan.

3. Tidak mengerjakan sesuatu yang bermanfaat seperti mencari ilmu, menggarap sawah ladang, mengontrol toko / usahanya, dengan alasan tidak ahli atau usia telah lanjut.

4. Menetap disuatu negeri dengan keadaan hina, namun tidak mencari negeri lain, karena tidak berdaya dan malas

Pebisnis Muslim mulai sekarang kita harus Hijrah / Change kepribadian hidup kita menjadi lebih baik, agar bisa melindungi agama dan kehormatan kita.

ok Pebisnis Muslim, sukses menanti kita.
http://arrahmandistro.blogspot.com/

Jumat, 13 Februari 2009

Aman Nyaman Kaya secara Finansial Tujuan Sukses Kita Bersama

Alhamdulillah, enaknya punya banyak kawan pebisnis yang dapat memberi contoh, berbagi ilmu, bahkan tidak segan-segan menjadi Mentor bisnis kita yang dengan suka rela membantu kita setahap demi setahap. Surat berisi wejangan langkah-langkah berbisnis dari rekan bisnis ini mudah-mudahan berguna bagi kita semua untuk mencapai sukses bersama.

Hi Adiprayitno http://arrahmandistro.blogspot.com/ ,
Saya teringat pelajaran dari buku Robert Kiyosaki,yaitu apabila kita ingin mencapai tingkat finansial tertentu,kita harus mempunyai rencana. Rencana ini harus masuk akal dan harus bisa diukur progressnya secara rutin, misalnya setiap bulan..pada intinya, untuk mencapai tingkat finansial yang Anda idamkan,kita harus melakukan 2 hal:
1. memperbanyak pendapatan kita, atau bahasa kerennya memperbanyak Multiple Source of Income (MSI). mengapa harus banyak MSI? karena kita tau bahwa pengeluaran kita pun setiap bulan banyak sekali seperti makan, transportasi, pendidikan anak kita, listrik, telepon, sewa/cicilan rumah dan kendaraan, dll, oleh karena itu kita harus mempunyai banyak MSI, karena if something happendengan penghasilan yang satu, kita masih punya cadangan penghasilan yang lain
2. menjaga pengeluaran tetap dibawah kemampuan kita.jadi kalau penghasilan kita setiap bulan, katakan 5 juta,kita mesti menjaga pengeluaran kita maksimal 4-4.5 juta sehingga kita masih bisa menabungnya. 2 hal diatas, saya ibaratkan seperti permainan sepak bola, ada yang kegiatan menyerang (memperbanyak MSI), dan ada kegiatan jaga gawang (menjaga pengeluaran kita)..

btw, Saya pernah menghitung, sebenarnya setiap orang berpotensi untuk menjadi milyarder. kok bisa?
coba kita kalikan misalkan penghasilan kita setiap bulan, misalkan 5 juta dikali 12bulan dikali 30 tahun kita berkarya, maka hasilnya adalah 1.800.000.000 (1.8 milyar rupiah). .apabila kita ambil angka konservatif pun, misalkan 3 juta rupiah/bulan, maka dikali 12bulan dikali 30 tahun, hasilya adalah 1.080.000.000 (1.08 milyar)..jadi yang terpenting adalah bukan seberapa besar penghasilan kita,yang terpenting adalah seberapa banyak kita menabung/menyimpan uang kita setiap bulan, dan bagaimana kita menginvestasikannya/ melipatgandakannya.

satu hal tentang investasi, kita harus cermat menganalisanya resiko2nya dan bertindak hati-hati, karena seperti filosofi Investasi dari Warrent Buffet (Investor no. 1 di dunia), ia berkata: "yang terpenting dalam investasi adalah tidak kehilangan uang"

btw, saya teringat tentang "Tukang Mie" di sebelah toko orang tua saya.Sepintas, sepertinya ia tidak kaya, namun orang tua saya bercerita bahwaia dan keluarganya sering jalan2 keluar negeri, jalan2 keliling dunia,dan ia pun sudah punya rumah 2 di perumahan elit, dan sekarang ia bisa beli rumah mewah di depan toko mie-nya senilai 2 milyar rupiahpadahal kalau dilihat dari luas toko mie-nya, paling2 cuma 3-4 meter (lebar) x 5 meter.. namun kalau kita hitung omsetnya, bisa banyak sekali omset/ harinya..katakan ada 10 meja yang masing2 sekitar 4 bangku, berarti sudah menampung 40 orang. kalau 1 jam ada 40 orang (pasti lebih sih, sy ambil hitungan pesimis saja), maka dalam 8 jam, berarti ada 320 orang yang makan disana.katakanlah bukan 320 orang, kita ambil pesimisnya: katakan 200 orang yang makan disana setiap hari (dirata-ratakan senin-minggu), maka kalau 1 orang belanja uang = Rp. 13.000 (termasuk minuman)maka omset setiap bulan= 13.000 x 200org per hari x 30 hari= 78.000.000 (78 juta)kira2, kalau untung bersih sekitar 30%nya, maka net bersihnya 23.400.000/bulan.kalau di-setahun-kan, maka hasilnya adlh 280.800.000..nah, "Tukang Mie" ini sudah jualan kira2 selama 15 tahun,maka anda bisa hitung, 280 juta x 15 tahun= 4.212.000.000 (4,2 milyar)..dahsyat kan .. !dan jumlah 4,2 milyar ini pun baru hasil kegiatan menabung saja,belum kalau ia investasikan.. hasilnya pasti dahsyat.. !
sayangnya, ia tidak buka cabang, kalau ia berhasil membuat suatu sistem bisnis yang punya 10 cabang.. wow.. hasilnya 42 milyar dalam 15 tahun..tentunya.. utk mencapai hal itu tidak mudah..

kita yang sekilas melihat & menghitungnya sepertinya gampang, namun sy yakin ia berjuang dengan darah dan keringat yang mengucur.. supaya keturunannya (anak dan cucu) lebih sejahtera.. namun bagusnya adalah kita bisa belajar & memulai hal itu,secara step-by-step, selangkah demi selangkah..setelah bertahun2 tak terasa akan sampai juga..seperti halnya kita menanam pohon dari biji, kita rawat, kita beri pupuk,kita beri air, lalu di-sinari matahari (ibaratnya di-sinari oleh Ridho/berkat Tuhan), maka setelah bertahun2 hasilnya pasti dahsyat..yang terpenting adalah utk menjadi kaya kita perlu nilai tambah yang unik, yang orang lain tidak punya, sehingga banyak orang akan mencari nilai tambah itu ke kita dan bersedia menukarkan uang nya dengan nilai tambah kita..nilai tambah itu bisa berwujud produk/ jasa kita, ide brilian, sistem bisnis, resep masakan (atau resep mie spt tukang mie diatas), rumus formula (spt formula cocacola), dll

setelah punya nilai tambah yang unik, kita bisa gunakan faktor kali,misalkan dengan sistem bisnis, buka cabang, jual franchise, dl
l namun sekali lagi, kita harus hati-hati dalam bertindak, tapi jangan terlalu hati-hati juga sehingga kita tidak jadi bertindak..
yang terpenting adalah harus balance antara Risk dan Rewardnya (resiko dan potensi hasilnya):apabila resiko keci dan potensinya besar, kita ambil..apabila resiko besar dan potensi kecil, kita tidak akan ambil.apabila resiko besar dan potensi besar, kita mesti berpikir:

bagaimana cara memperkecil resikonya?bila belum ketemu cara perkecil resikonya, sebaiknya tidak ambil dulu..apabila resiko kecil dan potensi kecil, boleh ambil/tidak,kalau pun diambil, harus Low Time (waktu pengerjaan nya sedikit), dan bolehlah untuk nambah2agar dapur bisa tambah ngebul.. :)

jadi, kita harus punya 3 rencana:
1. Rencana untuk Aman secara finansia
l2. Rencana untuk Nyaman secara finansial
3. Rencana untuk Kaya secara finansial

rencana utk aman secara finansial,adalah suatu rencana dimana anda bisa mendapatkan uang utk menutupi kebutuhan pokok anda dan keluarga sehari-hari setiap bulan,misalkan: makanan, kebutuhan rumah tangga, sekolah, ongkos2, dllmungkin awalnya, dalam pengerjaan rencana ini memerlukan waktu banyakdan effort yang banyak, namun setelah beberapa lamanya, rencana tersebutharus bisa berjalan otomatis, bisa di-delegasikan (dengan buat sistem),tidak menguras pikiran terlalu banyak dan cukup/lebih utk memenuhi kebutuhan keluarga sehingga Anda bisa tenang dalam menjalani kehidupan ini. contohnya, apabila anda seorang profesional yang bekerja di suatu perusahaan, anda sebenarnya sudah punya Cara utk Aman secara finansial, yaitu dari Gaji Anda tanpa perlu menguras pikiran, Anda sebenarnya sudah aman..bila Anda seorang business owner, buatlah rencana agar Anda bisa menjualproduk/jasa yang bisa dibeli oleh orang banyak secara rutin. contohnya adalah Bank BCA: disamping ia dapat bunga dari memberikan kredit kepada orang yang membutuhkannya, ia juga mempunyai Fee Based Income,yaitu pendapatan yang otomatis ia dapatkan ketika para nasabah bertransaksi.misalkan transaksi transfer uang ke bank lain, ia dapat uang/ fee.contoh lainnya, ia juga dapat Administration Fee setiap bulan yang dipotong dari setiap nasabah Tahapan BCA.

namun, saran saya, apapun profesi Anda, buatlah Rencana Aman sebanyak min 2 atau 3, sehingga Anda benar2 aman.
Seperti Anda ketahui, bila anda seorang profesional, bisa saja kita tidakmenerima gaji 100% di saat2 ini, jadi kita perlu 1 atau 2 rencana lagi utk aman secara finansial.
bila Anda business owner, tentu Anda tau bahwa ada produk utk High End Customer, maupun utk Low End Customer.. nah, karena kita sekarang dalam kondisi ini, perbanyaklah produk2 yang bisa menyasar ke Low End (yang price sensitif) maupun produk2 High End (yang tidak price sensitif).Dengan demikian, bisnis Anda bisa tetap survive dan berkembang disaat2 ini.

Intinya, dengan rencana Aman ini, Anda dan keluarga bisa tetap makan dan beraktifitas seperti biasa.

Sekarang Rencana utk Nyaman secara finansial.Dengan rencana ini, Anda punya rencana utk menjadi nyaman, misalkanutk membeli rumah ataupun mempunyai mobil/motor, dimana Anda dan keluarga bisa merasa nyaman utk mengarungi hidup ini. Rencana Nyaman ini bisa juga perpanjangan dari Rencana Aman,misalkan utk Rencana aman: anda buat toko mie, lalu rencana nyamannya,anda perluas toko mie tersebut dan terapkan teknik marketing jitu & pelayanan yang memuaskan customer, maka hasilnya pasti lebih besar.

Setelah itu, buatlah Rencana utk Kaya secara finansial.Rencana Kaya ini juga bisa merupakan perpanjangan Rencana Aman dan Nyaman,misalkan dengan buka cabang/ jual franchise.yang terpenting dalam mencari uang adalah kita harus fokus, boleh 2 rencana atau 3 bahkan banyak rencana, namun apabila tidak fokus hasilnya akan tidak maksimal, jadi fokuslah sesuai kapasitas Anda.

btw, Dari ketiga Rencana diatas, selalu terapkan 24 Prinsip Milyarder yang sudah Anda pelajari, terutama tentang Nilai Tambah (prinsip 1) dan Faktor Kali (prinsip 2).terlebih lagi, untuk rencana Kaya secara finansial, Nilai Tambah Anda harus kuat, dan Faktor Kali anda harus banyak, sehingga benar2 bisa cepat menghasilkan..

btw, menurut Anda, dari Rencana nomor 1, 2, dan 3,yang mana dulu yang harusnya kita lakukan?ada banyak orang yang ingin kaya dan ingin sukses secara finansial,lalu memilih nomor 3 dulu, lalu nomor 2, lalu no. 1ada juga yang pilih no.1 dulu, lalu no.2 lalu no. 3apapun pilihan anda, itu keputusan Anda secara pribadi.Namun saran saya, agar anda step by step mulai dari nomor 1 dulu, nomor 2, baru nomor 3.

karena kekayaan sebenarnya bukan diukur dari hasilnya, tapi dari prosesnya.oleh karena itu, tentukanlah jumlah Rupiah Anda merasa aman,jumlah rupiah anda merasa nyaman,jumlah rupiah anda merasa kaya.dan buatlah rencana-rencananya..

Ok, see U on the TOP
http://arrahmandistro.blogspot.com/

Kamis, 22 Januari 2009

We Will Not Go Down In Gaza Tonight

Lagu untuk Gaza oleh Michael Heart

We will not go down (Song for Gaza)
A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they’re dead or alive

They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight
Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on who’s wrong or right
But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze
We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go downIn Gaza tonight

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In the night, without a fight
We will not go downIn Gaza tonight

Selasa, 19 Agustus 2008

Plus Minus yang Mempengaruhi Kehidupan Kita


Sewaktu kecil orang tua kita selalu mengawasi gerak-gerik perkembangan kehidupan kita dari mulai bangun tidur di pagi hari sampai tidur kembali di malam hari. Banyak sekali hal-hal yang dilarangnya, tapi banyak pula yang diperbolehkannya. Umumnya sih sebagai seorang anak, kita selalu mengingat hal-hal yang dilarangnya. Ini tidak boleh, itu tidak boleh, kadang-kadang sampai kita menangis tetap saja dilarangnya.

Bukan saja dalam hal kegiatan kita mendapat larangan dari orang tua, dalam pergaulan dengan temanpun kita dibatasi. Mereka selalu berkata : “ Kalian jangan bermain terlalu akrab dengan orang ini, karena orang ini nilainya negative, main dan bersahabatlah dengan orang itu, karena orang itu baik dan nilainya positip.

Pernah suatu ketika kami protes, mengapa kegiatan ini dilarang, dan kami tidak boleh bergaul dengan orang itu? Orang tua selalu berkata:”Kalian belum mengerti bahayanya melakukan kegiatan itu, bergaul terlampau dekat dengan orang itu, nanti kalau kalian sudah besar pasti kalian akan mengerti dan berterimakasih kepada orang tua karena sudah melarangnya.

Setelah kami dewasa, kami baru sadar pentingnya larangan itu (tindakan negative), dan berterima kasih kepada kedua orang tua kita bahwa larangan yang bersumber dari ajaran agama itu telah menyelamatkan langkah-langkah kita menuju kehidupan yang lebih baik. Kamipun sekarang sadar manfaatnya bergaul dengan orang-orang positif dibandingkan bergaul dengan orang-orang negative (baik tindakan maupun pikirannya).

Pribadi plus adalah orang-orang yang memiliki mentalitas positip yang bisa membuat kondisi kehidupan yang ada menjadi lebih baik atau bisa membuat suasana kehidupan yang ada tidak menjadi lebih buruk. Sedangkan pribadi minus memiliki mentalitas, sikap, kepribadian dan emosi negatip yang bisa membuat kondisi kehidupan yang ada menjadi bertambah buruk

Saran mereka sebagai orang tua yang selalu kami ingat adalah berusahalah selalu menjadi pribadi yang berpikir dan berperilaku positip (Plus) dan hindari perilaku dan pikiran negative (minus).

Sekarang saran ini sebisa mungkin kami turunkan kepada anak-anak kami, agar kehidupan mereka kedepan menjadi lebih cerah lagi. Kami selalu memotivasi mereka sejak dini dengan pikiran-pikiran positip. Bahkan dalam memberi contoh pelajaran matematika SD mereka, kami berusaha memberi contoh dengan pengertian positip ini.

Pernah suatu ketika anak pertamaku bertanya :” Kalau Plus tambah Plus pasti hasilnya Plus, Plus kali Plus hasilnya pasti Plus. Kenapa Plus tambah Minus hasilnya bisa Plus bisa Minus?, Kenapa Plus kali Minus hasilnya Minus?, dan kenapa Minus kali Minus hasilnya Plus ?”

Kami biasanya menjelaskan soal matematika dengan contoh soal, tetapi untuk pertan yaan ini sebaiknya disamping dengan contoh soal , kita juga beri penjelasan dengan keterangan bedah kasus, sebagai berikut :


1. Plus tambah Plus hasilnya mudah dimengerti adalah positip. Misalnya 2 + 3 = 5, dalam bahasa motivasi adalah jika orang berpikiran positip berkumpul dengan orang yang berpikiran positip, maka akan menghasilkan nilai-nilai positip yang lebih besar.

2. Plus tambah Minus hasilnya bisa Plus bisa Minus. Misalnya 3 + (-1) = 2, tapi 3 +(-5) = -2, dalam bahasa motivasi ternyata orang berpikiran positip jika bergabung dan dipengaruhi oleh orang berpandangan negative yang kualitasnya rendah maka akan menghasilkan nilai positif yang kualitasnya menurun.. Sedangkan nilai-nilai positif yang dipengaruhi pikiran negative yang kualitasnya lebih besar dari pikiran positif, maka akan menimbulkan nilai negatif yang lebih dominan.

3. Plus kali Plus hasilnya sudah pasti positip. Misalnya 2 x 2 = 4, dalam bahasa motivasi jika pemikiran positip dipercayaai dan direlisasikan dengan pikiran positip, maka akan menghasilkan pikiran positip yang lebih besar.

4. Plus kali Minus hasilnya Minus. Misalnya 2 x (-2) = - 4, dalam bahasa motivasi jika pikiran positip tidak dipercayai oleh orang lain (artinya orang ini berpikiran negatif terhadap kebenaran) maka akan menghasilkan pikiran negatif.

5. Minus kali minus hasilnya positip. Misalnya –2 x (-2) = 4, dalam bahasa motivasi jika kita tidak mempercayai atau memandang negatif semua pikiran-pikiran negatif yang ada maka akan menghasilkan pikiran yang nilainya positip terhadap diri kita.

Jadi berpikirlah dan berucaplah selalu dengan kata-kata yang positip dalam kehidupan kita, dan sebisa mungkin kurangilah atau jauhilah orang-orang yang berpikiran negatif dalam kehidupan kita.

Semoga Bermanfaat.

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Adi Prayitno http://adi-prayitno.blogspot.com/
Pemilik Ar-Rahman Distro, The Elegance Muslim Fashion. http://arrahmandistro.com/ dan http://arrahmandistro.blogspot.com/.
Distributor Pakaian Muslim Excellent 64 http://excellent64.blogspot.com/, Keisha-shasha http://keisha-shasha.blogspot.com/, SefaCollection http://sefacollection.blogspot.com/, At-Tifla, The First Islamic Educational T-Shirt for kids. Madu Mutiara Tugu Ibu, Sabun Madu, Shampo Madu , Cream Madu Mutiara.
http://madu-mutiaratuguibu.blogspot.com/
Telp. 08159365700, 021-86604009, 021-91264048, 021-92416156

Senin, 11 Agustus 2008

Kehidupan Kita Sebaiknya Laksana Pensil

Teringat saat kecil dimana kita belum bersekolah, pensil menjadi barang rebutan diantara kita untuk menggambar / mencoret-coret buku atau dinding. Ternyata sampai saat kini setelah kita dewasa pensil menjadi barang yang sangat berharga dan patut ditiru bagi kehidupan.

Saking pentingnya pensil dalam kehidupan kita, seorang Trainer, Speaker, EQ Motivator Anthony Dio Martin pernah menguraikan daur kehidupan sebatang pensil sebagai berikut :

Tugas utama dirimu pensil adalah membantu memudahkan orang menulis.
Agar dapat menunaikan tugasmu dengan sempurna, maka akan mengalami proses penajaman. Walaupun menyakitkanmu, tetapi akan membuat dirimu berguna dan optimal.
Yang sangat penting bukanlah yang ada dibagian luar dirimu, tetapi yang utama paling berguna apa yang ada didalam dirimu.
Kamu tidak dapat berfungsi dengan sendiri. Agar dapat berfungsi dengan sempurna kamu harus bekerjasama dengan orang yang menggunakanmu.
Disaat akhir (pensil tidak utuh lagi) apa yang kamu hasilkan menunjukan betapa hebatnya dirimu yang sesungguhnya.

Tujuan diciptakannya pensil seperti uraian tersebut di atas mirip sekali dengan tujuan penciptaan hidup kita di dunia ini. Sekarang mari kita coba uraikan kembali kemiripan itu satu persatu, yaitu:

Sebagai Muslim, Tujuan hidup kita di dunia ini sebagai Kalifatulloh yang meneruskan seluruh Ajaran / Risalah Alloh kepada lingkungan dan keturunan kita. Kita harus memiliki tujuan yang pasti. Apapun bidang profesi kehidupan kita baik itu presiden, menteri, dokter, perawat, pengacara, pengusaha agrobisnis, pengusaha pakaian muslim anak/remaja/dewasa harus berdaya guna bagi orang lain disekitar kita, jika tidak maka akan sia-sialah tujuan penciptaan kita.
Alhamdulillah, beruntung bagi kita yang memeluk agama Islam. Alloh telah menciptakan buku petunjuk yaitu AlQuran yang sangat sempurna, yang memberikan arahan jalan bagi kehidupan kita di dunia sampai akhirat. Sehingga kita tidak akan sesat menjalani kehidupan ini.

Dengan adanya cobaan, kesulitan, hambatan, tantangan, ataupun kerugian bisnis, Manusia akan mengalami proses pembelajaran dan penajaman diri untuk menjadi lebih baik, sehingga ini semua dapat berguna secara optimal dikemudian hari.
Coba kita baca ulang buku "How To Get Rich” nya Donald J Trump yang menceritakan bahwa betapa kehidupan finansialnya sempat terguncang, bahkan nyaris bangkrut. Jatuh bangun berbisnis memang menyakitkan Tapi dengan pembelajaran dari kebangkrutannya, menjadi motivasi kuat untuknya menjadi lebih kuat dan sukses.

Bagian internal kita yang akan berperan besar dalam kehidupan. Kita perhatikan bahwa orang-orang yang telah berhasil dalam kehidupannya merupakan orang yang mempunyai kemampuan besar dalam diri mereka. Filosofi dan semangat besar dalam dirinyalah yang membuat diri mereka menjadi luar biasa.
Semangat besar ini yang pelu kita tiru. Manfaatkan sebesar-besarnya kemampuan, bakat, ketrampilan, karakter, motivasi, semangat yang ada di dalam diri bagi kehidupan kedepan kita yang lebih baik.

Agar kehidupan ini lebih sempurna, kita harus bekerjasama dengan orang lain. Kita dianjurkan untuk sebanyak mungkin bersilaturahmi dengan orang lain, mendengarkan pengalaman orang lain, dan belajar dari guru yang telah berpengalaman dalam kehidupannya Sebisa mungkin jadikan orang lain sebagai mitra kita, dan jangan jadikan mereka sebagai pesaing ataupun musuh kita.

Kehidupan kita akan berakhir, hanya 3 yang akan kekal membantu kita dalam kehidupan kita seribu tahun lagi bahkan selamanya, yaitu: amal sholeh kita selama hidup di dunia, warisan ilmu pengetahuan yang sangat bermanfaat, dan doa anak sholeh yang selalu mendoakan kehidupan orang tuanya diakhirat.

Semoga bermanfaat.

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Adi Prayitno http://adi-prayitno.blogspot.com/
Pemilik Ar-Rahman Distro, The Elegance Muslim Fashion. http://arrahmandistro.com/ dan http://arrahmandistro.blogspot.com/.
Distributor Pakaian Muslim Excellent 64 http://excellent64.blogspot.com/, Keisha-shasha http://keisha-shasha.blogspot.com/, SefaCollection http://sefacollection.blogspot.com/, At-Tifla, The First Islamic Educational T-Shirt for kids.
Madu Mutiara Tugu Ibu, Sabun Madu, Shampo Madu , Cream Madu Mutiara.
http://madu-mutiaratuguibu.blogspot.com/
Telp. 08159365700, 021-86604009, 021-91264048, 021-92416156